uapembun
Ruam Hati
Untuk jiwa-jiwa yang sedang berkelana entah dimana, aku harap kau segera menemukan jalan pulang dan tidak lagi bersembunyi dibalik canda tawa karena kau manusia dan sedih bukan hal memalukan. Tak perlu pura-pura kuat dan menyiksa diri sendiri, sesekali biarkan dunia melihat lukamu meski ia menolak karena kau adalah milik kau sendiri. Tidak apa-apa, luka memang butuh waktu yang tak dapat di prediksikan kapan sembuhnya. Jangan terburu-buru, nikmati saja apa yang kau rasakan sekarang dan setelah arti bahagia kau temukan jangan lupa untuk berterima kasih pada pilu yang membuatmu semakin kuat.
Where to listen?
Podcasts in the app Replaio Radio Coming soonPodcasts are coming to the app soon. Install now and be the first to see a whole new take on podcasts
Episodes
Tawamu yang renyah. 14.12.2021 0:43
Seandainya waktu dapat kuhentikan dan senyummu dapat kusimpan dalam wadah.
Kamu, senja. 13.12.2021 1:10
Sampai Tuhan menyuruh berhenti.
Apa rinduku salah? 11.12.2021 1:07
Saat waktu berjalan, aku memahami bahwa yang ada hanya yang tersisa.
Lepas, hilang, sudah. 11.12.2021 1:26
Kamu, tetap orang yang sudah aku sayang.
Kesombonganku. 10.12.2021 0:34
Kebohonganku pada detik-detik akhir.
Berandai-andai. 10.12.2021 0:46
Tenang saja, ini masih tentang berandai-andai. Tapi tolong aamiin kan, ya?
Renung Malam. 09.12.2021 1:55
Padahal sekalipun mengenal, aku tidak hidup di dalam dirinya dan aku bukan dia yang paling tau proses yang telah dijalani dalam hidupnya. Lantas, bagaimana bisa aku mudah menilai hidup orang lain?
Engga semua orang paham. 09.12.2021 0:46
Engga semua orang, paham kamu. Engga semua orang, bisa kenal kamu —meskipun tau namamu.
Aku, kamu, dan angan. 09.12.2021 0:53
Karena akhir cerita tidak selalu seperti apa yang di harapkan.
Kenalin. 08.12.2021 1:08
Sekilas, aku.
“Apa Kabar?” 08.12.2021 1:15
Rasanya tak ada yang bisa kupertanyakan, untuk awal pertemuan setelah lama tak jumpa.
Ruam Hati. 08.12.2021 2:04
Engga apa-apa, kamu berhak menikmati setiap rasa. Engga apa-apa, kamu berhak untuk engga baik-baik aja.
Damai Masa Lalu 08.12.2021 1:10
Hidup kadang-kadang terlalu mustahil untuk tidak ditangisi, kata orang kita harus berhenti secepatnya. Tapi setelah berperang melawan waktu, aku sadar bahwa kesedihan juga harus dinikmati, didengar, dan ditemani hingga akhir. Tidak ada yang mau menjadi sedih, tapi tidak seorang pun yang tidak dapat melewatinya.
Similar podcasts
Replaio is not a podcast publisher; show names, artwork and audio belong to their authors and are distributed through public RSS feeds.