Suara Puan

Kata Puan

Arts ID 680 episodes

Where to listen?

Listen in your browser Replaio Web Available today
Podcasts in the app Replaio Radio Coming soon

Podcasts are coming to the app soon - install now and be the first to see a whole new take on podcasts

Descárgala en Google Play

Install now - 5M+ downloads, 4.8 rating

Episodes

izinkan suara puan mengambil jeda sejenak. 31.08.2023

Terima kasih selama ini sudah menemani dan mengapresiasi. Hal-hal yang sejatinya kecil, tapi jadi besar karena rasa yang dihadirkannya besar. Sampai jumpa segera. Tunggu kami kembali, ya.

manusia dan ragam upayanya mencari ketenangan. 29.08.2023

Tidak bisa kita tenang, manakala semua praktik dan upaya kita hanya dilakukan saja tanpa tahu mengapa. Meditasi, jurnaling, dan lain-lain justru jauh dari itu, tapi prosesnya menajamkan kita. Sehingga tak pernah ada titik henti. Seumur hidup harus kita jalani.

protes itu mudah. tapi maukah berkontribusi mengubah? 26.08.2023

Itulah integritas, dan itulah sebabnya kita tak boleh biarkan integritas naik-turun seiring situasi, melainkan menjaganya tetap, tak peduli bagaimanapun situasinya.

ada apa di ujung quarter life crisis? 25.08.2023

Setelah makna sukses dan jati diri dirombak dan dibentuk ulang, ujungnya adalah kebangkitan yang baru. Bedanya, tak ada ruang untuk kesombongan.

jangan takut untuk move on ketika kamu harus. 24.08.2023

Masa depan memang menakutkan, sebab kita selalu membayangkan yang buruk-buruk berdasarkan suasana hati kita saat itu. Tapi kita lupa bahwa segala hal bisa berubah. Sebab kita tumbuh.

pelajaran yang dibawa oleh luka dan trauma. 22.08.2023

Hal-hal buruk ada fungsinya, selama kita tidak membawa serta kebencian pada mereka yang pernah menyakiti. Karena dari panjangnya pelajaran tentang luka, dendam bukan salah satunya.

kesempatan kecil yang memelihara hidup kita. 20.08.2023

Sebuah episode yang semoga jadi api menyala di tengah gelapnya malam dan badaimu.

mungkin masa depan kita ada di masa lalu. 18.08.2023

Tidak selamanya mengunjungi masa lalu itu hal yang buruk, selama kita berangkat ke sana dengan misi untuk mengambil fragmen masa depan yang tertinggal.

jangan remehkan perkara yang kecil. 17.08.2023

Satu hal besar disusun dari seribu hal kecil. Jangan remehkan. Tanpa perkara kecil itu, tak akan sampai kita pada yang besar-besar yang kita impikan.

wajah cinta yang sesungguhnya. 14.08.2023

Siapapun yang merasa cinta itu mudah, sudah pasti tidak pernah jatuh cinta. Atau setidaknya, belum cukup lama untuk melihat wajah cinta yang sesungguhnya.

ketika rasanya tidak akan ada puncak yang lebih tinggi. 13.08.2023

Kata siapa? Mengapa bisa begitu yakin akan masa depan yang bukan milik kita? Lepaskan kebahagiaan yang harus lepas. Percaya, nanti akan datang bahagia baru yang mengalahkan puncak sebelumnya.

mengapa kita seringkali malu mengakui privilese? 12.08.2023

Privilese bukan aib. Ia anugerah, dan sudah seharusnya disyukuri, dirayakan, dijadikan modal agar kebaikan berlipatganda.

nyatanya, kita tak bisa senangkan semua orang. 09.08.2023

Kalau 'baik' itu subjektif, haruskah kita pilih-pilih agar terhindar dari kecewa karena respons negatif orang? Sebab baik untuk satu, belum tentu baik untuk lainnya, kan?

yang kelihatannya enak, belum tentu begitu kenyataannya. 08.08.2023

Kita begitu mudah menilai sesuatu, terlebih ketika hal itu di luar diri sendiri. Tapi kenyataannya, belum tentu demikian ketika harus kita yang menjalani.

seharusnya, iman adalah titik tanpa tanda tanya. 05.08.2023

Kalau percaya rezeki sudah ada yang mengatur, mengapa bertanya-tanya?

kita hidup di dunia nyata, bukan dunia maya. 04.08.2023

Jangan karena media sosial, kita berubah jadi monster keras kepala yang hanya mengejar sensi, perhatian, dan buat kerusakan di mana-mana.

jurnal harian penulis: middle class sialan! 03.08.2023

Jangan dimasukkan ke dalam hati. Ini catatan untuk diri saya sendiri. Tapi kalau relate, bantu bagikan 'jurnal harian' ini di media sosialmu, ya.

apakah kita lupa apa yang menjadikan hidup kita bermakna? 01.08.2023

Jangan lupa apa yang menyusun kita. Semua sudah ada, semua sudah tersedia. Bumbu itu, syukur namanya.

merayakan kali pertama yang datang. 29.07.2023

Terkadang kita malu mengaku senang, mengaku syukur, sebab kita kira hal-hal itu terlampau 'biasa saja' untuk orang lain. Padahal, bukankah sebelum jadi 'biasa saja' semua hal pernah terasa 'baru' buat kita?

dalam bebas, ada batas. sebaliknya dalam lepas, justru bebas. 28.07.2023

Kebebasan adalah paradoks. Sedihnya, kita terlambat paham apa maksudnya.

akankah kita keluar dari labirin bernama kehidupan? 27.07.2023

Tidak, tidak akan keluar sampai jika waktunya habis di dunia. Tapi bukan berarti kita tidak bisa bersenang-senang.

untuk semua orang dewasa yang malu mengaku diri patah hati. 24.07.2023

Patah hatinya orang dewasa ada di mana-mana, kecuali di mulut dan pengakuan mereka.

konsekuensi dari cinta yang sedang kamu cari. 23.07.2023

Cinta datang dengan konsekuensi. Apakah itu? Kenyataan bahwa suatu hari, ia akan usang. Bukan barang baru lagi. Dan ia sulit. Memintamu mengalah meski ia yang keras kepala.

pernahkah kamu bertemu malaikat? 22.07.2023

Pernah. Semua orang pasti pernah. Tapi bukan. Bukan orang-orang yang wajahnya rupawan, melainkan orang-orang yang kebaikannya menyentuhmu tepat waktu.

mengapa manusia harus terampil menghadapi bosan. 19.07.2023

Bosan. Stagnan. Tapi demikianlah hidup yang seimbang, bukan? Itu pertanda hidup sedang baik-baik saja. Kita sedang menjaga apa yang ada.

About the podcast

Cuma seorang pemerhati yang gemar merenung dan menuliskan kehidupan.

Author

Kata Puan

Category

Arts

Podcast website

www.katapuan.com

Language

ID

Episodes

680

Latest episode

31 de ago. de 2023

Listen to the Suara Puan podcast in Replaio

Radio and podcasts in one app - free, with no sign-up

Descárgala en Google Play

Replaio is not a podcast publisher; show names, artwork and audio belong to their authors and are distributed through public RSS feeds.