Pinter Politik

Pinter Politik

News ID ↓ 750 episodes

JAGA NEGERI. Pinter Politik adalah Suara Politik Milenial Indonesia, yang akan membicarakan seputar politik terkini dengan pembawaan yang santai.

Author

Pinter Politik

Category

News

Podcast website

pinterpolitik.com

Latest episode

Jul 10, 2026

Where to listen?

Podcasts in the app Replaio Radio Coming soon

Podcasts are coming to the app soon. Install now and be the first to see a whole new take on podcasts

Get it on Google Play Install for free Android 5M+ downloads · 4.8 rating iOS soon

Episodes

Saatnya Bubarkan Garuda? 27.03.2026

Skytrax turunkan peringkat Garuda Indonesia dari bintang 5 ke 4. Rugi bersih 2025 melonjak 4,5 kali lipat jadi Rp5,4 triliun. Penumpang turun 10,5 persen. Dari ratusan pesawat, hanya 60-an yang bisa terbang. Maka wajar, wacana pembubaran sempat bergulir di DPR tahun lalu. Pertanyaannya: haruskah dilakukan?

Elegi di Atas Kaca Como: Saat Alpen Merunduk untuk Kudus 27.03.2026

In Memoriam Michael Bambang Hartono “Beliau datang bukan untuk menjajah identitas kami dengan uang, melainkan untuk membelai sejarah kami dengan hormat. Di Como, ia bukan lagi seorang taipan; ia adalah napas yang menghidupkan kembali harapan yang nyaris mati.”

MBG-isme dan Visi Besar Ekonomi 26.03.2026

Program MBG bukan hanya soal memberi makan. Ia adalah lingkaran besar pembangunan ekonomi — dari 30 ribu dapur SPPG, dana Rp 10.000 per porsi berputar langsung di level kecamatan, diserap petani, peternak, nelayan, dan UMKM lokal. Ini bukan trickle-down — ini investasi dari bawah yang mengalir ke atas.

Melampaui Panggung Pandji: Tentang Air Keras, Air Tuba, dan Siapa yang Menuangnya 26.03.2026

Di sebuah panggung yang remang, seorang komedian berdiri tegak. Ia tidak sedang melempar tawa—tidak pula merajut  punchline  yang meledakkan suasana. Kali ini, ia membawa surat terbuka. Pandji Pragiwaksono, dengan keberanian yang patut kita hormati, mengetuk pintu istana melalui medium digital yang riuh. Ia bicara tentang Andrie Yunus, tentang wajah yang melepuh disiram air keras, dan sebuah perum...

Didit, The Next Gen Metronom 25.03.2026

Di tengah polarisasi sosial-politik, Didit Hediprasetyo hadir sebagai simpul sunyi yang menjembatani elite lintas kubu. Tanpa jabatan formal, ia memainkan diplomasi personal berbasis trust dan simbol.

Wajah yang Dirawat, Ingatan yang Dipilih 25.03.2026

KATA PEMRED #8 PinterPolitik.com Ada nestapa yang jujur dalam esai Bapak Laksamana Sukardi. Tentang seorang aktivis muda yang wajahnya hancur disiram air keras. Tentang kekerasan yang menyerang bukan hanya tubuh, melainkan hak untuk bicara. Siapa pun yang membacanya dengan hati terbuka tak akan mampu menahan getaran itu. Namun, sastra — dan juga politik — mengajarkan kita bahwa nestapa yang jujur...

Hormuz: “Kuburan” Supremasi AS? 25.03.2026

Tulisan Ray Dalio soal “pertempuran akhir” di Selat Hormuz bukan sekadar analisis pasar, melainkan soal apakah tatanan dunia AS akan bertahan atau runtuh.

Satu Selat, Dua ‘Kiamat’? 24.03.2026

Selat Hormuz tidak hanya bisa membawa malapetaka energi, tapi juga “kiamat data”. Apakah teknologi telah melahirkan keseimbangan kekuatan yang baru?

Senyum yang Menyimpan Samudra 24.03.2026

KATA PEMRED #7 PinterPolitik.com Sejarah tidak mencatat semua luka. Tapi ia tidak pernah benar-benar melupakannya

Pramono, Comfort Zone Trap? 24.03.2026

Kepemimpinan Pramono Anung di Jakarta memunculkan pertanyaan besar: apakah kota ini dipimpin oleh reformator struktural atau sekadar manajer citra? Dengan anggaran terbesar di Indonesia, Jakarta dibandingkan dengan London, New York City, dan Singapura—mengungkap paradoks governance ibu kota.

Iran-AS Adalah “Tawuran RT”? 23.03.2026

Perang Iran-Amerika Serikat (AS) memaksa semua negara memilih pihak. Bagaimana kalau menolak pun bukan pilihan?

Prabowo dan Kompleks Napoleon: Menaklukkan Penghinaan, Membaca Masa Depan 22.03.2026

KATA PEMRED #6 PinterPolitik.com Ada sebuah fenomena yang tidak akan pernah bisa ditangkap oleh siaran pers manapun: cara seorang pemimpin menapakkan kaki dan berdiri di atas panggung yang telah ia tunggu dengan kesabaran asketis selama seperempat abad. Prabowo Subianto adalah pria yang memahami sepenuhnya bagaimana rasanya dikhianati dan dipermalukan oleh putaran roda sejarah — ia yang pernah dic...

Presiden yang Membaca Sejarah: Bagaimana Prabowo Memprediksi Dunia Sebelum Orang Lain Menyadarinya 21.03.2026

Pada suatu malam di tahun 2019, dalam sebuah diskusi yang disiarkan langsung, seorang panelis bertanya kepada Prabowo Subianto mengapa ia begitu keras memperingatkan tentang ancaman perang, tentang ketahanan pangan, tentang kemungkinan Indonesia runtuh dari dalam. Prabowo menjawab dengan tenang: “Mazhab saya adalah mazhab akal sehat. Common sense and reality. Saya selalu mencari the basics, mencar...

Dari Coelho hingga Ghost Fleet: Apa yang Sebenarnya Dibaca Prabowo 20.03.2026

KATA PEMRED #4 PinterPolitik.com Ada sebuah kebiasaan kecil yang luput dari perhatian para analis politik Indonesia — sesuatu yang tersembunyi bukan karena disembunyikan, melainkan karena kita terlalu sibuk melihat yang besar untuk memperhatikan yang kecil.

Bisikan dan Podium 19.03.2026

“Ada yang lebih keras dari kritik. Yaitu diam yang tahu kapan harus berbicara – dan kepada siapa.” – Wim Tangkilisan

Simfoni Kekuasaan Di Meikarta 18.03.2026

KATA PEMRED #2 PinterPolitik.com Paradoks Pembangunan Nasional: Antara Akselerasi Infrastruktur, Pragmatisme Korporasi, dan Bahaya Moral Hazard

Gejolak Iran, Smart Move Efisiensi 18.03.2026

Di tengah gejolak harga minyak akibat konflik global, pemerintah memilih jalan sunyi: menjaga defisit tetap di bawah 3%. Bukan sekadar disiplin fiskal, ini strategi menjaga kepercayaan dan stabilitas. Efisiensi jadi kunci tanpa mengorbankan prioritas. Indonesia tampak tidak panik, justru mengendalikan arah di tengah tekanan.

Perang Tanpa Seragam 18.03.2026

KATA PEMRED #1 PinterPolitik.com “Ketika negara-negara besar tidak lagi bertempur dengan senjata, mereka bertempur dengan narasi, jaringan, dan pendanaan yang terstruktur — halus seperti embun, namun dalam seperti akar yang menembus karang.” – Wim Tangkilisan

Terlalu Boncos untuk PD III? 17.03.2026

Perang Iran-AS menunjukkan biaya perang era modern sangatlah mahal. Mungkinkah ini akhirnya membuat negara enggan berperang?

Militer di Balik Facebook-Google? 17.03.2026

Dari ARPANET hingga Gemini Pentagon: ketika Kuda Troya digital masuk ke saku celana kita. Semua terlihat seperti hadiah peradaban: konektivitas, informasi, hiburan. Tapi siapa sebenarnya yang membangun “kuda” ini — dan apa yang tersembunyi di dalamnya?

Krisis Ojol: ‘Pecah-Belah’ Jaket Hijau 16.03.2026

Inovasi tarif hemat dinilai picu kelangkaan ojol dan dilema struktural bagi mitra. Benarkah skema ini memecah ojol?

Frederica dan Super Leviathan OJK 16.03.2026

Ketika regulator keuangan terkuat Indonesia mendapat nahkoda baru di tengah badai. Friderica Widyasari Dewi resmi dilantik sebagai Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan. Perempuan pertama dalam sejarah lembaga ini.

Prabowo, Optimisme Berantas Budaya ABS 13.03.2026

Di balik pujian birokrasi, tersembunyi ancaman yang lebih berbahaya: kekuasaan yang perlahan terputus dari kenyataan. ABS bukan sekadar budaya menjilat, melainkan penyakit informasi yang dapat menyesatkan negara. Lalu, mengapa perang melawan budaya “asal bapak senang” menjadi begitu menentukan bagi masa depan pemerintahan?

NU Fade, MU Pride? 13.03.2026

Head-to-head NU dan Muhammadiyah bukan sekadar soal siapa lebih besar, tetapi perbedaan dua ontologi: tradisi pesantren vs modernitas teknokratis. Di tengah dinamika politik, filantropi, dan reputasi global, keduanya seakan memiliki kontras relevansi abad ke-21 dengan kekuatan dan tantangannya masing-masing.

Mesin ‘Enigma’ Thomas Djiwandono? 12.03.2026

Thomas Djiwandono menjadi Deputi Gubernur BI di tengah krisis geopolitik Iran-AS yang guncang pasar global. Bisakah ia pecahkan “kode” ekonomi tersulit?

Listen to the Pinter Politik podcast in Replaio

Radio and podcasts in one app - free, with no sign-up. Install today and do not miss the launch

Get it on Google Play

Replaio is not a podcast publisher; show names, artwork and audio belong to their authors and are distributed through public RSS feeds.