Pinter Politik

Pinter Politik

News ID ↓ 750 episodes

JAGA NEGERI. Pinter Politik adalah Suara Politik Milenial Indonesia, yang akan membicarakan seputar politik terkini dengan pembawaan yang santai.

Author

Pinter Politik

Category

News

Podcast website

pinterpolitik.com

Latest episode

Jul 10, 2026

Where to listen?

Podcasts in the app Replaio Radio Coming soon

Podcasts are coming to the app soon. Install now and be the first to see a whole new take on podcasts

Get it on Google Play Install for free Android 5M+ downloads · 4.8 rating iOS soon

Episodes

Halusinasi Dikejar “Anjing Liar” Noel? 16.04.2026

Berbalut rompi oranye narapidana, Immanuel Ebenezer melempar metafora “anjing liar” yang menyentil kecil kebisingan besar alam politik. Apakah ini strategi bumerang dari balik jeruji, atau sinyal negara yang berubah menjadi predator? Di antara ilusi dan fakta, publik dipaksa menafsir ulang wajah keadilan yang kian kabur.

Motor BGN: “Agrinas” Jilid 2? 15.04.2026

Ribuan motor listrik berlogo BGN viral di gudang raksasa. Siapa di balik motor-motor listrik baru dan masih berplastik ini?

Satu Landasan di Jam yang Beda 15.04.2026

Kata Pemred #17 ⁠⁠PinterPolitik.com ⁠Tiga pesawat meninggalkan landasan yang sama di jam yang berbeda. Yang pertama menuju kota tempat kekuasaan tidak pernah benar-benar meninggalkan abad ke-19 — Moskow, di mana istana menyimpan janji energi di balik dinding setebal empat ratus tahun. Yang kedua turun di koridor marmer tempat perang tidak diumumkan, melainkan dikelola. Yang ketiga mendarat di kota...

Parkir Liar Blok-M, “Uka-Uka” Pramono? 14.04.2026

Parkir liar Blok-M bukan sekadar pungli, tapi potret konflik negara, ekonomi informal, dan kekuasaan bayangan. Saat kebijakan tak tegas, “bos parkir” tetap berkuasa. Berani kah Pemprov menuntaskan ini? Inilah ujian politik sesungguhnya: sederhana di permukaan, rumit dan berisiko di dalam.

Trump, Xi, dan Kartu Prabowo 14.04.2026

Kata Pemred #16 ⁠PinterPolitik.com⁠ “Saudara-saudara, untuk mengamankan minyak, saya harus pergi ke mana-mana.” Kalimat itu diucapkan di podium Istana, 8 April, tanpa naskah. Bukan pidato. Bukan janji kampanye. Hanya seorang presiden yang bicara seperti seseorang yang sudah menghitung seluruh risikonya — dan memilih bergerak. Empat hari kemudian, menjelang tengah malam tanggal 12 April, pesawat Ga...

3 Konflik, 1 Pola? 13.04.2026

Tiga kali dalam tiga dekade, dunia mengalami guncangan energi yang serius. Tiga kali pula, Indonesia bertahan dari guncangan tersebut. Ini adalah posisi yang tidak bisa disebut hanya sebagai keberuntungan

Prabowo dan 90 Hari 13.04.2026

KATA PEMRED #15 PinterPolitik.com Di pelabuhan Dumai, tangki-tangki minyak berdiri seperti drum raksasa yang lupa diisi. Catnya mengelupas, pipanya mengarah ke laut terbuka — ke kapal-kapal yang datang dan pergi membawa minyak negeri lain. Tangki-tangki itu hampa. Bukan karena rusak. Karena tidak pernah ada yang merencanakannya penuh.

Jebakan Politik Simulakrat Jokowi 10.04.2026

Filsuf Jean Baudrillard dalam Simulacra and Simulation (1981) menulis bahwa sebuah tanda — sebuah representasi — bisa melalui empat fase kehidupan. Semua fase tersebut bisa saja tengah dialami Jokowi: sosok yang tak lagi jadi presiden, tapi masih kuat secara simbol politik, meski diterpa berbagai isu politik dan personal.

Gugur Peacekeepers dalam Hakiki Anarki 10.04.2026

Tiga prajurit TNI gugur di Lebanon. Dunia berduka — lalu melanjutkan harinya. Inilah paradoks terbesar pasukan perdamaian, mereka dikirim menjaga damai sistem internasional yang pada hakikatnya tidak pernah damai.

Pemenang Perang Iran Adalah Tiongkok? 09.04.2026

Di tengah krisis minyak global akibat blokade Selat Hormuz, Tiongkok mengirim kapal tanker berisi lebih dari 260.000 barel diesel ke Filipina dan 100.000 barel ke Vietnam. Filipina yang mengimpor 90% minyaknya dari Timur Tengah sudah menyatakan darurat energi nasional. Beijing hadir sebagai penyelamat saat tak ada yang bisa memasok. Nyatanya, jangan-jangan saat dunia sibuk menonton bom jatuh di Te...

Pakistan & ‘Perangkap’ Arab-Persia-Turki 09.04.2026

Pakistan jadi tuan rumah mediasi perang Iran. Bukannya Indonesia lebih dahulu usulkan diri jadi mediator?

Megawati dan Politik Revanisme 08.04.2026

Bukan dendam pribadi, melainkan utang kehormatan: mengapa Megawati tidak pernah bisa melupakan.

Viral Kalkulator MBG, Awas SPPG! 07.04.2026

Viral “kalkulator MBG” mengubah anggaran negara jadi ukuran publik, per hari makan bergizi. Di balik satire, tersimpan ujian besar bagi negara—integritas, ketepatan sasaran, dan kualitas implementasi agar bisa terus lebih baik.

Anies, Ujung-ujungnya “Jawa”? 07.04.2026

Anies berbahasa Jawa krama inggil saat beli bakpia di Jogja. Strategi kultural atau sekadar pulang kampung?

Juwono: Satria dari Tanah Galuh 06.04.2026

Juwono Sudarsono bukan manusia yang hidup untuk atau dari kekuasaan. Beliau adalah sosok langka yang mampu menghidupkan marwah di setiap posisi yang dipercayakan kepadanya.

Deep State Bukan Bayangan 06.04.2026

KATA PEMRED #14 PinterPolitik.com Setiap negara punya cara menyembunyikan rahasianya. Di beberapa tempat, lewat operasi intelijen dan ruang gelap. Di Indonesia, rahasia itu sering bersembunyi di tempat yang paling membosankan: tumpukan laporan yang sengaja ditulis agar tidak ada yang ingin membacanya. Sebuah buku laporan tergeletak di meja menteri. Ratusan halaman. Di dalamnya tersimpan jejak angg...

MBZ-MBS ‘Ngiri’ Sama Prabowo-Anwar? 02.04.2026

Negara-negara Teluk kini berada di garis depan dampak Perang Iran—bukan sebagai pelaku utama, tetapi sebagai pihak yang menanggung konsekuensinya; lalu, pelajaran strategis apa yang sebenarnya tersimpan di balik dilema ini?

Rahasia “Login Muhammadiyah” Berjamaah 02.04.2026

Fenomena “Login Muhammadiyah” tampaknya menandai pergeseran cara beragama generasi muda: rasional, digital, dan praktis. Di balik tren ini, tersimpan implikasi besar—dari auto-komparasinya dengan Nahdlatul Ulama hingga potensi perubahan peta sosial-politik Indonesia menuju kontestasi elektoral 2029.

Kapitalisasi Selat Hormuz 01.04.2026

Anggota parlemen Iran Alaeddin Boroujerdi menyebutkan soal tarif US$2 juta per kapal di Selat Hormuz. Bloomberg mengonfirmasi pungutan ini bersifat ad hoc dan sudah dibayar beberapa kapal. Iran membingkai ini bukan sebagai hukuman, melainkan revenue stream: “Perang memiliki ongkos.” Untuk pertama kalinya dalam 47 tahun pasca-Revolusi Islam, Hormuz bukan hanya senjata strategis — ia menjadi sumber...

Diam yang Memilih 01.04.2026

KATA PEMRED #13 PinterPolitik.com Selasa malam, 31 Maret 2026, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengucapkan satu kalimat yang — di tengah semua angka dan aturan teknis yang akan menyusul sesudahnya — adalah kalimat paling penting dari seluruh malam itu. “Situasi ini bukanlah hambatan, melainkan momentum bagi kita untuk melakukan akselerasi perubahan perilaku yang modern dan efisien.” Satu kal...

Cinta Segitiga: Pramono-KDM-Andra Soni 31.03.2026

PBB nobatkan Jakarta kota terbesar dunia: 42 juta jiwa. Tapi kenapa bentuk kotanya timpang — memanjang ke timur, mampet di barat?

Welcome Nuklir Vietnam, Indonesia Kapan? 31.03.2026

Tonggak bersejarah: 23 Maret 2026, Vietnam dan Rusia menandatangani perjanjian pembangunan PLTN pertama di ASEAN — dua reaktor VVER-1200 Rosatom berkapasitas 2.400 MW di Ninh Thuan. Target operasional: akhir 2031. Langkah ini dipicu krisis energi akibat perang Iran yang membuat harga BBM Vietnam melonjak 50-70 persen. Indonesia kapan?

Tokyo dan Aliansi yang Tak Bernama 30.03.2026

Ada sebuah kata dalam bahasa Jepang yang tidak bisa diterjemahkan dengan tepat:  ma . Ia berarti jeda. Ruang di antara sesuatu dan sesuatu yang lain. Bukan kekosongan — melainkan kekosongan yang berisi. Seniman Jepang mengenal  ma  sebagai momen di mana makna justru tinggal: bukan pada bunyi, melainkan pada diam di antara bunyi. Bukan pada garis, melainkan pada ruang di antara garis. Bukan pada ka...

Generasi Melesat Bersama Sekolah Rakyat 30.03.2026

Progres 104 sekolah, 32 provinsi — bukan sekadar angka. Sekolah Rakyat adalah pernyataan struktural paling berani Indonesia sejak berdirinya Republik, bahwa tempat dan kondisi atau “takdir” lahir tidak boleh lagi menentukan nasib. Negara kini membangun bukan sekadar sekolah, melainkan ekosistem mobilitas sosial yang nyata.

Ketika Angka Menjadi Berhala - Mengapa Narasi Rupiah 20.000 Bisa Mengubah Ekspektasi Menjadi Tekanan Nyata 29.03.2026

KATA PEMRED #11 PinterPolitik.com Ada sebuah kecemasan yang purba dalam angka. Ketika sejumlah analis dan komentator ekonomi mendedahkan kemungkinan Rupiah menyentuh Rp20.000 per Dolar AS, mereka sebenarnya tidak sedang menyodorkan sebuah kalkulasi semata. Mereka sedang melukis sebuah memento mori bagi ekonomi kita. Di balik deretan data itu, ada sebuah drama yang sedang dipentaskan: sebuah narasi...

Listen to the Pinter Politik podcast in Replaio

Radio and podcasts in one app - free, with no sign-up. Install today and do not miss the launch

Get it on Google Play

Replaio is not a podcast publisher; show names, artwork and audio belong to their authors and are distributed through public RSS feeds.