Dani Wahyu Munggoro

INI KOPER

Sharing Ideas and Experiences for better virtual community

Koniecznie odwiedź stronę podcastu i wesprzyj twórcę: inikoper.podbean.com

Autor

Dani Wahyu Munggoro

Kategoria

Society

Strona podcastu

inikoper.podbean.com

Ostatni odcinek

30 cze 2026

Gdzie słuchać?

Podcasty w aplikacji Replaio Radio Już wkrótce

Podcasty trafią do aplikacji już wkrótce. Zainstaluj teraz i jako pierwszy zobacz nowe podejście do podcastów

Pobierz z Google Play Zainstaluj za darmo Android 5 mln+ pobrań · ocena 4,8 iOS niedługo

Odcinki

#990 Mengenal Antropologi Islam 16.04.2026

Antropologi Islam merupakan sub-disiplin ilmu yang dinamis dan terus bertransformasi untuk memahami bagaimana iman dipraktikkan dalam berbagai konteks ruang dan waktu. Pada awalnya, bidang ini sering terjebak dalam pandangan orientalisme yang melihat Islam sebagai entitas tunggal yang kaku atau hanya sekadar sinkretisme budaya. Namun, perkembangan teori dari tokoh-tokoh besar seperti Clifford Geer...

#988 Jangan Jadi Kalkun di Dunia Black Swan 16.04.2026

Jangan pernah terlalu percaya pada deretan data masa lalu yang terlihat begitu mulus dan meyakinkan. Lihatlah nasib si kalkun itu. Selama seribu hari hidupnya, ia selalu diberi makan tepat waktu oleh sang peternak hingga ia merasa sangat disayang dan merasa paling aman di dunia. Berdasarkan statistik seribu hari yang tak pernah meleset itu, si kalkun membuat kesimpulan ilmiah yang mantap: peternak...

#987 Dinamika Identitas, Tenurial, dan Politik Pengakuan di Indonesia 16.04.2026

Dinamika identitas di Indonesia saat ini bermuara pada kontestasi nomenklatur antara Masyarakat Hukum Adat, Masyarakat Tradisional, dan Masyarakat Lokal yang bukan sekadar urusan semantik, melainkan arena politik pengakuan hak atas sumber daya alam. Penggunaan istilah "Masyarakat Hukum Adat" dalam konstitusi mencerminkan pengakuan atas kedaulatan politik lokal (beschikkingsrecht), sementara istila...

#986 SELF RULE : Kepemerintahan yang Mandiri 15.04.2026

Pemerintahan mandiri (self-rule) merupakan fondasi fundamental bagi masyarakat yang bebas, di mana keteraturan sosial lahir bukan dari paksaan otoritas pusat, melainkan dari kapasitas kolektif individu untuk mengelola kepentingan bersama. Sebagaimana dikemukakan oleh Filippo Sabetti, konsep ini menantang paradigma statisme yang sering kali memandang negara sebagai satu-satunya pemberi ketertiban....

#985 ANTIFRAGILE : Tangguh dalam Kekacauan 15.04.2026

Konsep antifragile yang dicetuskan oleh Nassim Nicholas Taleb memperkenalkan sebuah paradigma baru dalam memahami risiko dan ketidakpastian melampaui sekadar ketangguhan. Selama ini, kita cenderung hanya mengenal dikotomi antara yang rapuh (fragile) dan yang tangguh (robust). Padahal, sesuatu yang rapuh akan hancur saat ditekan, sementara sesuatu yang tangguh hanya sekadar bertahan tanpa mengalami...

#984 Mengenal Ekologi Organisasi 15.04.2026

Ada sesuatu yang terasa masygul ketika kita melihat sebuah organisasi hanya hidup di atas kertas. Kita sering menemukannya pada lembaga dengan struktur megah namun kehilangan denyut nadi. Manusia di sana seringkali hanya dianggap sekrup kecil tanpa beban doa. Model manajemen tradisional memperlakukan lembaga seperti mesin kaku yang dapat diprediksi. Organisasi sebenarnya lebih menyerupai ekosistem...

#983 Ekosistem Kelembagaan Perhutanan Sosial 14.04.2026

Kelembagaan Perhutanan Sosial sering kali terjebak dalam paradigma organisasi mesin yang kaku, di mana Kelompok Tani Hutan (KTH) atau Lembaga Pengelola Hutan Desa (LPHD) dibentuk hanya untuk memenuhi syarat administratif izin negara. Dalam model mesin ini, lembaga hanya bergerak jika ada instruksi atau bantuan proyek dari luar, sehingga mudah lumpuh saat dukungan tersebut terhenti. Sebaliknya, pen...

#982 Tenun Iban dan Seni Langitan di Dusun Sadap 14.04.2026

Menapakkan kaki di Dusun Sadap, Desa Banua Sadap, adalah perjalanan menuju hulu tradisi di mana Sungai Embaloh menjadi saksi bisu keteguhan hati para perempuan Iban. Dusun ini bukan sekadar pemukiman, melainkan benteng pertahanan terakhir di gerbang Taman Nasional Betung Kerihun yang rimbun, tempat Orangutan dan Burung Rangkong masih bertakhta di pucuk-pucuk pohon. Di sinilah, di bawah pengawasan...

#981 Merekam Ingatan, Merawat Peradaban 12.04.2026

Riak Sungai Kapuas yang mengalir tenang menjadi saksi bisu dari sebuah upaya besar dalam menjaga ingatan kolektif warga. Seorang ahli, David Cooperrider, pernah menyatakan bahwa dunia yang kita tinggali sebenarnya dibentuk oleh percakapan-percakapan yang kita lakukan. Di Kabupaten Kapuas Hulu, melalui Workshop Co-Creation: Mengarsipkan Cerita, Merawat Ingatan Warga Sungai Kapuas, sebuah narasi bar...

#980 Membangun Cerita tentang "Social Hacker" 10.04.2026

Kawan-kawan Social Hacker Team, menulis itu soal rasa. Bukan cuma soal data. Untuk menangkap ruh para pejuang sungai kita, cerita harus dimulai dari kegelapan. Gambarkan Kapuas yang lagi sesak napas. Tuliskan soal merkuri, lumpur sedimentasi, hingga banjir yang tak kunjung usai. Kita butuh fondasi masalah yang kuat. Biar pembaca tahu bahwa "normal" bagi warga saat ini adalah menyerah. Tanpa kegela...

#979 Menemukan ”Hacker” Sosial di Kapuas 09.04.2026

Kapuas sedang sesak napas. Merkuri di Kapuas Hulu, sedimentasi di Sintang, hingga banjir di Sanggau bukan lagi sekadar berita, tapi ancaman nyata bagi nyawa peradaban. Namun, di tengah rintihan sungai itu, muncul para peretas. Bukan peretas komputer yang bersembunyi di balik layar, melainkan Social Hacker. Mereka adalah para penyimpang positif yang memilih jalan berbeda saat orang lain menyerah pa...

#978 Cara Gampang Belajar "Game Theory" 08.04.2026

Cara Gampang Belajar "Game Theory" adalah memahami istilah-istilah yang sering digunakan.   Seperti kita ketahui "Game Theory", dalam proses konflik dan damai, tidak melulu soal emosi.  Banyak hal bisa dijelaskan dengan menggunakan cara-cara rasional yang presisi.  Silakan memahami istilah yang sering digunakan.

#977 Game Theory dan Gencatan Senjata di Asia Barat 08.04.2026

Episode kali ini  membaca analisis mendalam mengenai dinamika konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran melalui lensa Teori Permainan (Game Theory). Analisis ini mengeksplorasi rasionalitas di balik eskalasi militer serta logika yang mendasari keputusan untuk melakukan gencatan senjata. Perang dan gencatan senjata akan terus berlangsung sebelum mereka menemukan jalan kolaborasi yang mengunt...

#976 Game Theory untuk Ecosystem Builder 07.04.2026

Membangun ekosistem perubahan sosial menuntut kita untuk beranjak dari sekadar romantisme gerakan menuju pemahaman mendalam tentang interaksi strategis antar-aktor. Dalam pandangan Game Theory, setiap gerakan sosial bukanlah ruang hampa, melainkan jaringan kepentingan yang kompleks di mana keputusan satu pihak secara langsung memengaruhi nasib pihak lainnya. Sebagai ecosystem builder, memahami din...

#975 GAME THEORY: Memahami Strategi dalam Interaksi Manusia 06.04.2026

Teori permainan pada dasarnya adalah studi sistematis tentang interaksi strategis yang terjadi ketika keputusan satu individu secara langsung memengaruhi hasil yang didapat oleh individu lainnya. Sebagaimana dijelaskan oleh Ken Binmore, "permainan" dalam konteks ini bukanlah sekadar hiburan, melainkan model matematika yang mencakup berbagai aspek kehidupan nyata, mulai dari manuver pengemudi di te...

#974 Sepeda, Keabadian dan Gunung Tambora 06.04.2026

Di sebuah pagi yang berkabut, barangkali di Mannheim tahun 1817, Karl von Drais mendorong sebuah rangka kayu dengan dua roda yang sejajar. Ia menamakannya Laufmaschine, sebuah "mesin lari". Tak ada pedal, tak ada rantai. Hanya sepasang kaki yang menjejak bumi, mencari keseimbangan di atas dua titik yang labil. Di sana, sejarah dimulai bukan dengan ledakan, melainkan dengan sebuah upaya sederhana u...

#973 Keadilan Sosial, Ekologis, dan Oligarki 05.04.2026

Keadilan sosial dan keadilan ekologis adalah dua pilar yang saling mengunci; tidak ada kesejahteraan manusia yang berkelanjutan tanpa lingkungan yang sehat, begitu pula sebaliknya. Keadilan sosial menuntut distribusi akses yang merata terhadap sumber daya bagi setiap warga, sementara keadilan ekologis menuntut pengakuan atas hak-hak alam serta batas daya dukung ekosistem. Di tingkat tapak, kedua k...

#972 Mengapa Keadilan di Tingkat Tapak Begitu Penting? 05.04.2026

Menenun kembali keadilan di tingkat tapak menjadi krusial karena wilayah lokal adalah palagan utama di mana krisis ekologi dan ketidakadilan sosial beradu secara langsung. Selama ini, kebijakan publik yang bersifat top-down dan teknokratis seringkali gagal menangkap denyut nadi kenyataan objektif di lapangan, sehingga warga hanya diposisikan sebagai objek administratif ketimbang aktor berdaulat. D...

#971 Statecraft: Seni Bernegara di Era Badai Geopolitik 04.04.2026

Era kestabilan tunggal pasca-Perang Dingin telah berakhir, digantikan oleh dunia yang terfragmentasi di mana persaingan sistemik menjadi norma baru. Dalam lanskap yang berbahaya ini, statecraft atau seni bernegara tidak lagi boleh dipandang secara sempit sebagai urusan diplomasi di meja perundingan atau sekadar unjuk kekuatan militer. Sebaliknya, ia adalah orkestrasi total dari seluruh instrumen k...

#970 Behave : Mengapa Manusia (Bisa) Kejam? 03.04.2026

Buku "Behave" karya Robert Sapolsky merupakan sebuah eksplorasi mendalam yang menantang pemahaman konvensional kita tentang perilaku manusia melalui pendekatan garis waktu yang unik. Sapolsky berargumen bahwa tidak ada satu faktor tunggal yang bisa menjelaskan mengapa seseorang melakukan tindakan tertentu, melainkan hasil dari interaksi berlapis-lapis mulai dari aktivitas saraf dalam hitungan deti...

#969 Memahami Karakter Dasar Manusia 03.04.2026

Kita harus jujur bahwa musuh terbesar dalam hidup bukanlah orang lain, melainkan diri sendiri yang sering kali dikuasai oleh emosi irasional. Robert Greene mengingatkan lewat kisah Pericles bahwa logika hanyalah bungkus tipis untuk menutupi gejolak perasaan yang sebenarnya sedang membara di dalam dada. Tanpa kesadaran ini, kita hanya akan menjadi pion yang digerakkan oleh bias konfirmasi tanpa per...

#968 Membaca Orang Seperti Sebuah Buku 03.04.2026

Membaca manusia itu seperti membaca buku—jangan cuma lihat sampulnya. Sampul bisa mengkilap, tapi isinya mungkin membosankan. Kita harus berani "membuka halaman" dengan memahami motivasi terdalamnya: apakah dia mengejar kenikmatan atau sekadar lari dari rasa sakit. Inilah bensin yang menggerakkan alur cerita setiap individu di depan kita. Membaca buku ini juga butuh "kamus" yang pas. Kita bisa pak...

#967 Psikologi Pragmatik: Hidup Tanpa Drama 03.04.2026

Psikologi Pragmatik hadir sebagai sebuah pergeseran paradigma radikal yang tidak lagi berfokus pada "apa yang salah" dengan diri seseorang, melainkan pada "apa yang benar-benar bekerja" untuk menciptakan kehidupan yang diinginkan. Alih-alih menggali trauma masa lalu atau terjebak dalam diagnosa perilaku yang membatasi, pendekatan ini memberdayakan individu untuk menyalakan "lampu kesadaran" mereka...

#966 Human Fit : Kapasitas Diri Apa yang Harus Dikuasai 01.04.2026

Masa depan dunia kerja saat ini sedang menghadapi disrupsi radikal yang dipicu oleh percepatan teknologi dan dampak pandemi global yang tak terduga. Andrea Clarke menekankan bahwa perubahan besar yang semula diprediksi baru akan terjadi dalam satu dekade, kini telah hadir hanya dalam hitungan bulan, sehingga menuntut setiap individu untuk melakukan pengaturan ulang diri secara total agar tetap rel...

#965 Leading Through Influence 01.04.2026

Pada 30-31 Maret 2026, saya membantu proses belajar pada Focal Point JIKTI (Jaringan Peneliti Indonsia Timur).  Mereka berasal dari berbagai provinsi seperti Papua Barat, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Maluku, Sulawesi Selatan, Gorontalo dan Sulawesi Utara. Kelas kali ini mengupas tentang Leading Through Influence.  Atau, Memimpin tanpa Otoritas.   Kelas ini bertujuan mengeksplorasi kap...

Słuchaj podcastu INI KOPER w Replaio

Radio i podcasty w jednej aplikacji - za darmo, bez zakładania konta. Zainstaluj już dziś i nie przegap premiery

Pobierz z Google Play

Replaio nie jest wydawcą podcastów; nazwy audycji, okładki i audio należą do ich autorów i są rozpowszechniane przez publiczne kanały RSS