Difalitera.org

Difalitera.org

Arts ID ↓ Odcinki: 510

An Indonesian Audiobook

Koniecznie odwiedź stronę podcastu i wesprzyj twórcę: www.difalitera.org

Autor

Difalitera.org

Kategoria

Arts

Strona podcastu

www.difalitera.org

Ostatni odcinek

29 cze 2026

Gdzie słuchać?

Podcasty w aplikacji Replaio Radio Już wkrótce

Podcasty trafią do aplikacji już wkrótce. Zainstaluj teraz i jako pierwszy zobacz nowe podejście do podcastów

Pobierz z Google Play Zainstaluj za darmo Android prawie 10 mln pobrań · ocena 4,8 iOS niedługo

Odcinki

Cerpen - Maunya Mama (Henry S BATUBARA) 07.10.2018

Belum-belum Mama sudah menjejaliku dengan puluhan, bahkan lusinan nasihat yang membuatku jadi pusing tujuh keliling.

Cerpen - Ketika Harapan Bukan Lagi Seperti Mimpi (Yesita Dewi) 07.10.2018

Jam dinding telah menunjukkan pukul 11.00, tapi Silah belum juga beranjak dari pembaringan. Semalam telah banyak rupiah yang telah dia dapat dari kantong-kantong lelaki hidung ‘lorek’ yang menikmati tubuh mulusnya. Ya, Marsilah nama lengkapnya. Asalnya dari desa Watuadas yang sangat kerontang karena terlalu banyak bukit kapur.

Cerpen - Dongeng yang Turun dari Langit (Arie Saptaji) 07.10.2018

Lihatlah Kahyangan ini. Cuacanya senantiasa sejuk—tidak pernah terlalu panas, tidak pernah terlalu dingin. Langitnya senantiasa elok dan permai, dengan paduan nuansa warna yang meneduhkan mata. Kalaupun hujan turun, airnya begitu murni dan segar sehingga berhujan-hujan justru akan menambah kegembiraan kami.

Cerpen - Sarpakuda (Indah Darmastuti) 07.10.2018

"Setiap malam terpanggang bintang. Makin hari, tubuhnya makin tirus. Dia tahu, bahwa dirinya akan sampai pada malam-malam seperti itu. Tetapi ia tak sangka akan menjadi demikian bersemak dalam pikirannya. Semakin rimbun, menyabang meranting."

Cerpen - Pertemuan Sore Ini (Astuti Parengkuh) 07.10.2018

Ini pertama kali aku bertemu dengan Yan sejak setahun lalu. Lewat pesan terakhir yang dikirim, dia ingin kami bertemu di sebuah tempat nongkrong yang terletak di pusat kota. Wedangan Pendapa namanya. Tempat seperti paseban dengan arsitektur dan interior antik primitif. Kupersiapkan di dalam tasku ; tusuk gigi dan pepper spray. Aku merasa seperti hendak  bertemu dengan seorang pesakitan. Semacam ps...

Cerpen - Gong di Balik Bulan (Adi Putra Purnomo) 07.10.2018

"Parmin melihat kuning cerah bulan purnama kala rebah di atas lincak. Melamun ia. Sinar kuning mengantar kehangatan bagi kedinginan musim kemarau. Bulan malam itu merupa lingkaran seutuhnya. Tak bisa tidak, Parmin ingat wujud gong yang sering dimainkannya."

Cerpen - Rotana dan Rotani (Ida Ahdiah) 07.10.2018

"Terus terang, aku agak kecewa ketika melihat  benda-benda itu tidak sesuai untuk rumah kami yang minimalis. Namun, daripada berlarut-larut diliputi  kekecewaan dan tanda tanya, saat itu juga aku  menelepon Mas Gen. Ternyata  hand phone-nya masih off. Ia pasti masih berada di udara."

Cerpen - Tentang Sakit (Gunawan Tri Atmojo) 07.10.2018

"Dua belas pasien antre di ruang tunggu itu. Jumlah itu pas dengan kursi yang tersedia. Jika ada tambahan pasien maka ia harus menunggu di luar ruangan. Di sudut tenggara ruangan itu seorang lelaki tua dan perempuan muda duduk bersisihan menunggu giliran diperiksa."

Cerpen - Maskumambang (Arie Saptaji) 07.10.2018

"Sorenya, anak-anak perempuan mengguyur kepenatan di bawah kesegaran sejuk pancuran bambu. Anak-anak laki-laki lebih suka membendung sungai, untuk berenang sambil saling menyipratkan air. Anak-anak laki-laki itu bertelanjang dada, tubuh basah mereka berkilau indah tersentuh bias cahaya matahari yang hampir tenggelam di balik gunung." difalitera.org

Cerpen - Teratai (Y Agusta Akhir) 07.10.2018

Dulu, setiap kelopak teratai menyimpan kenangan. Mekar bunga itu adalah keindahan baginya. Kini segalanya porak-poranda. Seseorang yang sempat menjadi teman dekatnya telah menghancurkan segalanya. Karena itulah dendamnya kian membara setiap melihat teratai itu.

Słuchaj podcastu Difalitera.org w Replaio

Radio i podcasty w jednej aplikacji - za darmo, bez zakładania konta. Zainstaluj już dziś i nie przegap premiery

Pobierz z Google Play

Replaio nie jest wydawcą podcastów; nazwy audycji, okładki i audio należą do ich autorów i są rozpowszechniane przez publiczne kanały RSS