Buya Yahya Official
BUYA YAHYA OFFICIAL
Podcast ini berisi tentang kumpulan-kumpulan Hikmah Buya Yahya, Buya Yahya Menjawab dan Fiqih
Koniecznie odwiedź stronę podcastu i wesprzyj twórcę: podcasters.spotify.com
Autor
Buya Yahya Official
Kategoria
Strona podcastu
Ostatni odcinek
22 paź 2026
Gdzie słuchać?
Podcasty w aplikacji Replaio Radio Już wkrótcePodcasty trafią do aplikacji już wkrótce. Zainstaluj teraz i jako pierwszy zobacz nowe podejście do podcastów
Odcinki
Hindari Bicara Saat Marah | Mutiara Hikmah Buya Yahya ke 161 12.09.2025 14:42
Mutiara Hikmah Buya Yahya ke 161 : “Hindari berbicara di saat amarah menguasaimu. Karena biarpun benar pembicaraanmu, kadang amarahmu menjadikanmu salah dalam cara menyampaikannya.”
Perbandingan orang yang Peduli dan Tidak | Mutiara Hikmah Buya Yahya ke 160 11.09.2025 15:22
Mutiara Hikmah Buya Yahya ke 160: "Adamu karena kepedulianmu dengan sesama. Di saat engkau tidak mempunyai kepedulian, maka engkau seperti tidak ada."
Tersendatnya Kemajuan Seseorang | Mutiara Hikmah Buya Yahya ke-159 10.09.2025 15:51
Mutiara Hikmah Buya Yahya ke-159: “Kemajuan seseorang akan tersendat dengan senang sanjungan dan benci kritikan.”
Luka Karena Berjuang, Kelak Jadi Kemuliaan | Mutiara Hikmah Buya Yahya ke 158 09.09.2025 15:57
Mutiara Hikmah Buya Yahya ke 158: “Luka itu tampak menyakitkan, tetapi akan menjadi sebuah kebanggaan jika luka itu adalah sebuah pengorbanan"
Kunci Hidup Tenang dan Hati Tentram | Mutiara Hikmah Buya Yahya ke 157 08.09.2025 18:50
Mutiara Hikmah Buya Yahya ke 157: "Jika jiwamu tidak tenteram dan damai, maka jangan berharap engkau bisa tenteram dan damai dengan orang lain. Dan orang lain bisa merasa tenteram dan damai membersamaimu.”
Kehancuran yang Sesungguhnya | Mutiara Hikmah Buya Yahya ke 156 05.09.2025 10:47
Mutiara Hikmah Buya Yahya ke 156: “Bukan setiap tenggelam dan kebakaran adalah kehancuran. Ikan tenggelam tetapi ia dalam kehidupan. Tungku menyala namun itu kehidupan. Kehancuran yang sesungguhnya adalah di saat kita salah menempatkan diri.”
Ini Baru Keistimewaan Sejati | Mutiara Hikmah Buya Yahya ke-155 04.09.2025 15:19
Mutiara Hikmah Buya Yahya ke-155: "Bukan sebuah keistimewaan kalau orang di sekitarmu ingin membahagiakanmu. Tetapi, akan menjadi sebuah keistimewaan jika orang di sekitarmu bahagia denganmu."
Hati yang Tidak Kenal Dendam | Mutiara Hikmah Buya Yahya ke-154 03.09.2025 11:02
Mutiara Hikmah Buya Yahya ke-154: "Jika engkau tidak pernah menemukan kekecewaan di dalam hatimu dan tidak pernah berpikir untuk membalas dendam, ketahuilah bahwa hatimu adalah hati yang sehat, hati yang selamat, dan hati yang bersih. Itulah hati yang tidak pernah berkenalan dengan kekejian."
Waktu Bersama Investasi Terpenting dalam Keluarga | Mutiara Hikmah Buya Yahya ke 153 02.09.2025 13:21
Mutiara Hikmah Buya Yahya ke 153: “Ada jarak yang memisahkan, ada kesibukan yang selalu menyertai. Namun tetap berusaha untuk bisa hadir dalam kehidupan keluarga adalah sebuah kecerdasan. Dan sadari bahwa waktumu jauh lebih berarti bagi anak dan keluargamu dibandingkan hartamu.”
Nasihat untuk yang Berinsyaf, Bukan untuk yang Membenarkan Diri | Mutiara Hikmah Buya Yahya ke-152 01.09.2025 21:24
Mutiara Hikmah Buya Yahya ke-152: “Nasihat hanya akan berguna bagi orang yang punya insyaf. Sedangkan orang yang tidak insyaf akan mencari pembenaran atas kesalahannya biarpun harus dengan kesalahan yang baru lagi atau alasan palsu. Bahkan mengada-ngada sebuah alasan untuk membenarkan kesalahannya.”
Jangan Buka Luka Lama kalau tak Siap Sakit Lagi | Mutiara Hikmah Buya Yahya ke-151 29.08.2025 21:11
Mutiara Hikmah Buya Yahya ke-151: "Kesedihan yang pernah datang biarkan ia pergi, jangan engkau mendatanginya dengan mengingat-ingatnya lagi."
Carilah Teman yang Pandai Bersyukur | Mutiara Hikmah Buya Yahya ke 150 28.08.2025 15:17
Mutiara Hikmah Buya Yahya ke 150: “Bertemanlah dengan orang yang pandai bersyukur karena syukurnya akan membukakan matamu atas karunia Allah Swt. Janganlah berteman dengan orang yang selalu mengeluh karena keluh kesahnya akan membutakan matamu dari karunia-Nya.”
Cinta karena Allah | Mutiara Hikmah Buya Yahya ke-149 27.08.2025 18:21
Mutiara Hikmah Buya Yahya ke-149: "Cinta itu karena Allah Swt, maka berusahalah untuk mencintai sebelum dicintai. Karena jika engkau mencintai itu karena kebersihan di hatimu dan jika engkau dicintai itu karena kebersihan di hatinya.”
Kesabaran dalam Menggapai Harapan | Mutiara Hikmah Buya Yahya ke-148 26.08.2025 19:05
Mutiara Hikmah Buya Yahya ke-148: "Harapan tidak akan datang untuk orang yang putus asa dan kesabaran tidak menyertai orang yang tidak punya harapan. Gapai harapanmu dengan penuh kesabaran dan bersabarlah untuk menggapai harapan.”
Kekuranganmu itu saat Kamu belum Menemukan Kelebihanmu | Mutiara Hikmah Buya Yahya ke-147 25.08.2025 27:33
Mutiara Hikmah Buya Yahya ke-147: "Kekuranganmu yang sesungguhnya adalah di saat engkau tidak mampu menemukan kelebihanmu. Dan kelebihan yang palsu adalah di saat engkau tidak bisa menemukan kekuranganmu.”
Jujur dalam Mencintai dan Membenci | Mutiara Hikmah Buya Yahya ke-146 22.08.2025 22:21
Mutiara Hikmah Buya Yahya ke-146: "Yang mencintaimu tidak memerlukan penjelasan darimu dan yang membencimu tidak peduli penjelasanmu. Maka jujur mencintai dan membenci adalah melepaskan diri dari belenggu.”
Jadilah lebih Baik dari Dirimu Sendiri | Mutiara Hikmah Buya Yahya ke-145 21.08.2025 19:07
Mutiara Hikmah Buya Yahya ke-145: “Langkahmu yang selanjutnya adalah berusaha menjadi lebih baik dari dirimu sendiri, bukan menjadi yang terbaik di antara orang lain.”
Kesabaran Menjadikan Pahitnya Hidup menjadi Manis | Mutiara Hikmah Buya Yahya ke-144 20.08.2025 24:17
Mutiara Hikmah Buya Yahya ke-144: “Orang mengira bersabar itu karena pahitnya hidup. Akan tetapi orang cerdas akan mengerti bahwa kesabaran itulah yang merubah pahitnya hidup menjadi manis, kebenciaan menjadi cinta dan menjadikan cinta semakin kuat. Sabar saat mencintai dan sabar saat membenci adalah keindahan.”
Senantiasalah Tampil Ceria | Mutiara Hikmah Buya Yahya ke-143 19.08.2025 20:02
Mutiara Hikmah Buya Yahya ke-143: “Senantiasalah tampil ceria biarpun dalam keadaan yang tidak menguntungkan. Bisa jadi keceriaanmu itu akan membangkitkan semangat, mengobati luka di hati dan menumbuhkan benih kasih sayang di setiap orang yang melihatmu.”
Pengkhianatan Menjauhkanmu dari Indahnya Kesetiaan | Mutiara Hikmah Buya Yahya ke-142 18.08.2025 25:17
Mutiara Hikmah Buya Yahya ke-142: "Pengkhianatan akan menjauhkanmu dari indahnya kesetiaan, tenteramnya kejujuran, menghapus ketenangan batin, dan menghancurkan kebahagiaan."
Ketulusan dalam Persahabatan | Mutiara Hikmah Buya Yahya Ke 141 15.08.2025 17:27
Mutiara Hikmah Buya Yahya Ke 141 : "Ketulusan dalam persahabatan akan lebih terasa saat berada dalam kesusahan dibanding saat berada dalam kesenangan.”
Membicarakan Kejelekan Orang | Mutiara Hikmah Buya Yahya ke-140 14.08.2025 18:29
Mutiara Hikmah Buya Yahya ke-140: "Saat sahabatmu membicarakan kejelekan orang lain, itu artinya ia memberitahumu bahwa engkau adalah korban yang selanjutnya."
Menggapai Cita-Cita | Mutiara Hikmah Buya Yahya Ke-139 13.08.2025 18:50
Mutiara Hikmah Buya Yahya Ke-139: “Menggapai cita-cita adalah mengerjakan pekerjaan yang dicintai untuk menuju cita-cita atau mencintai pekerjaan yang dilakukan untuk menggapai cita-cita”.
Jika Engkau Tidak Bisa Jadikan Dia Sahabat | Mutiara Hikmah Buya Yahya ke 138 12.08.2025 18:55
Mutiara Hikmah Buya Yahya ke 138:"Jika engkau tidak bisa menjadikan dia sahabatmu, jangan sampai engkau jadikan dia lawanmu"
Kemauan VS Kemalasan | Mutiara Hikmah Buya Yahya ke-137 11.08.2025 17:58
Mutiara Hikmah Buya Yahya ke-137: "Kemauanmu akan membuatmu menemukan seribu jalan untuk sampai ke tujuan, sedangkan kemalasanmu akan membuatmu memakai seribu alasan untuk tidak berjalan sampai ke tujuan."
Podobne podcasty
Replaio nie jest wydawcą podcastów; nazwy audycji, okładki i audio należą do ich autorów i są rozpowszechniane przez publiczne kanały RSS