Dhamma.Kalyani

Kisah Latar DHAMMAPADA

Religion ID ↓ 49 episodes

Syair yang diucapkan Buddha, dan kejadian yang melatarbelakangi kenapa Buddha mengucapkan syair ini. Sumber: Dhammapada yg diterbitkan Ehipassiko Foundation

Author

Dhamma.Kalyani

Category

Religion

Podcast website

podcasters.spotify.com

Latest episode

Nov 6, 2025

Where to listen?

Podcasts in the app Replaio Radio Coming soon

Podcasts are coming to the app soon. Install now and be the first to see a whole new take on podcasts

Get it on Google Play Install for free Android 5M+ downloads · 4.8 rating iOS soon

Episodes

Dhammapada 160 09.03.2021

Sesungguhnya diri sendiri adalah pelindung dirinya sendiri. Siapa lagi yang bisa menjadi pelindung? Dengan diri sendiri yang terkendali baik, akan diperoleh pelindung yang sulit diperoleh.

Dhammapada 131, 132 08.03.2021

Barangsiapa yang menganiaya dengan tongkat makhluk yang mendambakan kebahagiaan, karena mengharapkan kebahagiaannya sendiri, setelah mati ia tak akan meraih kebahagiaan. Barangsiapa yang tidak menganiaya dengan tongkat makhluk yang mendambakan kebahagiaan, karena mengharapkan kebahagiaannya sendiri, setelah mati ia akan meraih kebahagiaan.

Dhammapada 328,329,330 07.02.2021

Jika kalian bisa mendapatkan sahabat yang bijak, teman seperjalanan yang hidup bajik dan bijak, setelah mengatasi semua rintangan, hiduplah dengan pikiran senang dan sadar. Jika kalian tidak bisa mendapatkan sahabat yang bijak, teman seperjalanan yang hidup bajik dan bijak, bagaikan raja meninggalkan negeri taklukan, hiduplah menyendiri, laksana gajah di hutan gajah. Lebih baik hidup sendirian, ta...

Dhammapada 246,247,248 22.01.2021

Barangsiapa menghancurkan kehidupan dan berkata dusta, yang di dunia mengambil yang tidak diberikan, dan yang pergi dengan istri orang lain, dan orang yang terlena dengan minuman keras dan memabukkan, maka di dunia ini juga ia mencabut akarnya sendiri. Demikianlah sahabat manusia, ketahuilah bahwa perbuatan buruk sulit dikendalikan. Jangan sampai ketamakan dan ketidakadilan mengungkung lama dalam...

Dhammapada 168,169 22.01.2021

Bangunlah! Jangan lengah! Berkelakuan baiklah sesuai Dhamma. Ia yang berperilaku sesuai Dhamma berdiam bahagia di dunia ini dan di dunia lainnya. Berkelakuan baiklah sesuai Dhamma. Janganlah berkelakuan buruk. Ia yang berperilaku sesuai Dhamma berdiam bahagia di dunia ini dan di dunia lainnya.

Dhammapada 133,134 20.01.2021

Janganlah berkata apa pun yang kasar. Mereka yang dikatai bisa membalas. Sungguh menyakitkan cacian itu. Balasannya bisa menimpamu. Jika engkau tak bergetar bagai gong perunggu yang telah pecah, engkau telah mencapai Nibbana, tiada lagi amarah dalam dirimu.

Dhammapada 176 19.01.2021

Orang yang melanggar suatu hukum kebenaran, yang berkata dusta, yang tidak memedulikan alam lain, tiada perbuatan jahat yang tidak bisa diperbuatnya.

Dhammapada 186, 187 04.01.2021

Dengan hujan keping uang pun, tak ditemukan kepuasan dalam kenikmatan indrawi. Orang bijak memahami bahwa kenikmatan indrawi tak memuaskan dan merupakan derita. Dalam kenikmatan surgawi pun, ia tidak menemukan kesenangan. Siswa dari Yang Sadar Sempurna tekun menghancurkan nafsu.

Dhammapada 80 30.12.2020

Para pembuat saluran air mengatur aliran air. Para pembuat panah melengkungkan panah. Para pandai kayu melengkungkan kayu. Para bijak menundukkan diri sendiri.

Dhammapada 320,321,322 30.12.2020

Laksana gajah dalam perang, menahan panah yang dilesatkan busur, Saya akan menahan kecaman. Sesungguhnya, banyak orang bermoral buruk. Yang jinak digiring ke kerumunan, Raja menunggangi yg jinak itu, Ia yg terkendali, yg menahan kecaman, adalah yg terbaik di antara manusia. Yg terbaik adalah keledai jinak, dan kuda shindhu berdarah murni, serta gajah biasa dan gajah agung, yg lebih baik lagi adala...

Kisah Latar DHAMMAPADA (Trailer) 27.12.2020
Dhammapada 173 27.12.2020

Barangsiapa menghentikan perbuatan jahatnya, dan menggantikannya dengan kebaikan, ia mencerahkan dunia ini, laksana rembulan yang bebas dari awan.

Dhammapada 224 26.12.2020

Katakanlah kebenaran, janganlah marah, berilah walau hanya sedikit, Dengan ketiga hal ini, orang bisa pergi kehadapan para dewa.

Dhammapada 1 25.12.2020

Segala yang dialami didahului pikiran, dipelopori pikiran, diciptakan pikiran. Jika orang berbicara atau berbuat dengan pikiran yang buruk, maka penderitaan akan mengikutinya, laksana roda mengikuti jejak.

Dhammapada 115 20.12.2020

Daripada hidup seratus tahun tanpa menyadari Dhamma yang utama, lebih baik hidup satu hari menyadari Dhamma yang utama.

Dhammapada 114 20.12.2020

Daripada hidup seratus tahun tanpa menyadari keadaan tanpa-kematian, lebih baik hidup satu hari , menyadari keadaan tanpa-kematian.

Dhammapada 47 07.12.2020

Sesungguhnya orang yang hanya mengumpulkan bunga dengan pikiran yang melekat, akan terseret kematian, laksana desa terlelap terseret banjir bandang.

Dhammapada 24 05.12.2020

Ia yang bersemangat, yang berpenyadaran, yang berbuat baik, yang bertindak lembut, yang terkendali, yang hidup sesuai Dhamma, yang waspada, ketenarannya bertambah.

Dhammapada 33 dan 34 05.12.2020

Batin yang terombang ambing, yang goyah, yang sukit dijaga, sulit dikendalikan, orang bijak meluruskannya, laksana oembuat panah meluruskan panah. Laksana ikan yang dilemparkan dari dalam air ke tanah kering, begitu pula batin ini menggelepar saat berusaha meninggalkan cengkeraman Māra.

Dhammapada 95 05.12.2020

Tak terhalangi seperti bumi, berbudi ibarat gapura kota, laksa a danau tak berlumpur, bagi orang seperti ini, tiada lingkaran kelahiran.

Dhammapada 172 05.12.2020

Barang siapa yang dahulunya malas, namun belakangan ia tak lalai, ia mencerahkan dunia ini, laksana rembulan yang bebas dari awan.

Dhammapada 235,236,237,238 27.11.2020

Saat ini laksana daun layu, para pengikut Yama pun telah mendekat, engkau berdiri di ambang kematian, dan bekal perjalanan pun tiada bagimu. Jadilah pelita bagi dirimu sendiri. Berupayalah segera menjadi orang bijak, yang terbebas dari kotoran, tanpa noda, engkau akan mencapai alam para suciwan. Saat ini hidupmu segera berakhir, engkau pergi menghadap Yama, dalam perjalanan tiada kediaman bagimu,...

Dhammapada 96 27.11.2020

Hening pikirannya, hening perkataan dan perbuatannya. Orang yang terbebas oleh pengetahuan benar, hening seperti ini.

Dhammapada 94 26.11.2020

Mereka yang inderanya tenang, bagai kuda yang dikendalikan baik oleh kusir, yang telah meninggalkan keangkuhannya, tanpa noda batin, para dewa pun mendamba menjadi seperti ini.

Listen to the Kisah Latar DHAMMAPADA podcast in Replaio

Radio and podcasts in one app - free, with no sign-up. Install today and do not miss the launch

Get it on Google Play

Replaio is not a podcast publisher; show names, artwork and audio belong to their authors and are distributed through public RSS feeds.