Bang Ghulam

Bang Ghulam Music Review

Music ID ↓ 42 episodes

I review your music, lyrics, and visual artwork for album/single reviews in the Heavy Metal, Rock, and Punk genres.

Author

Bang Ghulam

Category

Music

Podcast website

bangghulam.com

Latest episode

Dec 15, 2025

Where to listen?

Podcasts in the app Replaio Radio Coming soon

Podcasts are coming to the app soon. Install now and be the first to see a whole new take on podcasts

Get it on Google Play Install for free Android 5M+ downloads · 4.8 rating iOS soon

Episodes

Sebuah Album Death Metal yang Abstrak (Vortex of Hatred - Galat | Album Review) 15.12.2025

Vortex of Hatredsendiri merupakan band death metal asal Yogyakarta. Awalnya mereka bernamaVortex, sebelum akhirnya berevolusi menjadi Vortex of Hatred setelah formasiempat personel terbentuk: Ajx (vokal), Tan Defri (gitar), Evanny Noei (bass),dan Algi Dilanuar (drum). Meski saat ini mereka tidak lagi memiliki bassisttetap, album Galat tetap digarap bersama Evanny Noei sebelum ia memutuskankeluar d...

Kebebasan Baru: Merdeka Dari Jerat Tipu Daya Manusia (Altaraven – Nova Libertas | Album Review) 06.11.2025

Apa jadinya ketika DeadSquad versi Horror Vision dengan vokalis Daniel Mardhany tapi lebih brutal dan megah? Ya, ini dia Altaraven.

Musiknya Metalcore, Attitudenya Hardcore (Drop Inside - Eutopia | Album Review) 29.10.2025

Stream here:https://music.youtube.com/playlist?list=OLAK5uy_mZAl0AXapTEdEAiwPi9aA2OgDJViCpZts&si=cBmjVHiNUMY82cR5

Brrr! Album Ini Dingin Banget, Cocok Buat Lu Yang Galau Mampus (Coldhaven – Evenfall | Album Review) 27.10.2025

Datang dari Yogyakarta di bawah naungan Polarity Records, Coldhaven mengeluarkan album perdananya yang berjudul ‘Evenfall’ dengan nuansa biru dingin di covernya. Sejak berdiri pada Januari 2022, mereka sudah mengeluarkan empat single sebelumnya yang juga dimasukkan ke dalam album ini. Single-single itu adalah, ‘Sea Of Memories’, ‘No Shore’, ‘Left To Burn’, dan terakhir ‘Porcelain Mask’. Beranggota...

Siksa Neraka Adalah Bentuk Kasih Tuhan (I Prevail – Violent Nature | Album Review) 13.10.2025

Album ‘Violent Nature’ jadi penanda babak baru I Prevail setelah ditinggalkan oleh clean vocalist Brian Burkheiser di 15 Mei 2025 lalu. Violent Nature akhirnya rilis di 15 Agustus 2025 setelah sebelumnya mereka merilis beberapa single. Single ‘Violent Nature’, yang juga jadi nama album ini, menjadi pembuka untuk mengenalkan era baru I Prevail tanpa Brian, disusul oleh tiga single lainnya: Into Hel...

This Album is Literally Absolute Chaos (STUBBORN – Absolute Chaos | Album Review) 23.09.2025

Stream here:https://open.spotify.com/album/5pA8xk272o1CW2QfAqyZG4?si=6e9omOGsRMGddywLbrrNiQ#musicreview #reactionvideo *If there are any mistakes in the video, please correct them in the comment section. Let's have a discussion.➖ ➖ ➖Submit your review request here:https://bit.ly/BANGGHUL-requestMeet another reviewer around the globe:https://app.musosoup.com/submit/bangghulamFind me on Groov...

Band Rock Nakal Tanggung, Flowthentic Nyindir Masyarakat Urban Modern (Flowthentic – Konsumsi Publik | Album Review) 07.09.2025

Flowthentic, band raw rock asal Rawamangun,Jakarta merilis album keduanya berjudul “Konsumsi Publik” di 9 Mei 2025. Berisikan 14 trek dengan durasi selama 51 menit. Butuh keberanian untuk menyajikan trek sebanyak itu dalam sebuah album. Apakah lagu-lagu di dalamnyajuga seberani itu? Oke gue bahas.

Ini Sound Yang Gue Cari: Shoegaze, Indie Rock, Dream Pop (Danesa - Farewell Now | Album Review) 20.06.2025

Setelah memperkenalkan “Farewell Now” lewat maxi single tahun lalu, Danesa memperluas narasi nostalgia dan penerimaan ini menjadi EP utuh. Tambahan lagu “All Along” dan “To Watch the Words Fall Down, To Recite the Lines I Keep” makin memperkaya benang merah tentang hubungan, waktu, dan kehilangan. EP ini lahir dari proses kreatif intens antara Juni–September 2024, dibumbui sentuhan gitar David Gab...

Band yang Tahu & Paham Dengan Karyanya Sendiri (Static Years - That Depends On You | Album Review) 18.06.2025

Static Years lempar debut EP That Depends On You, karya yang penuh denyut naik-turun, kayak lo lagi di bianglala pas malem minggu sendirian. EP ini ngebahas fase hidup dan hubungan—baik sesama manusia atau sama yang di atas sana—dengan sound yang nyambung ke akar referensi macam Citizen, Basement, sampai Title Fight. Dari “Overgrey” sampai “Blur”, tiap tracknya adalah alter ego yang jujur dari tia...

EP penuh luka disampaikan secara sederhana (Pie Lace - Berapa Kali Merasa Kehilangan | Album Review) 06.06.2025

Referensi musik mereka cukup kaya di dalam EP yang berisikan 6 trek ini. Meskipun dibalut dalam satu sound yang sama, tapi referensi genre bisa beragam. Sependengaran gue, di sini bisa ditemukan gaya pop punk, indie pop/rock jepang, emo, dan lain-lain. Meskipun kaya akan referensi, tapi masih ada kekurangan sedikit di bagian produksi. Masih bisa dimaksimalkan lagi dari komposisi dan mixingannya. S...

Ketika Penguasa Sudah di Atas Langit Kekuasaan (Reiwa - Simulacra | Album Review) 28.05.2025

Meskipun EP ini hanya memuat 3 lagu, sangat singkat memang, tapi komposisi di 2 trek pertamanya (“Anosmia Empati”, “Bigot”) cukup kaya. Sebuah perkenalan yang baik dari Reiwa. Tapi tidak dengan trek ketiganya “Fundamental”, ini lebih reflektif. 2 lagu penuh amarah dan 1 lagu penuh refleksi adalah perpaduan musik yang pas untuk membawa tema EP ini.

Malapetaka Kejahatan Perang (Difficult And Hard – Catastrophic | Album Review) 26.05.2025

Metallic hardcore dengan sedikit black metal

Perjalanan Spiritual Bermusik & Kritik Untuk Fans (Sleep Token – Even In Arcadia | Album Review) 21.05.2025

Band metal fenomenal asal Inggris, Sleep Token kembali dengan album baru setelah 2 tahun lalu merilis “Take Me Back To Eden”. Kali ini mereka membawa nafas baru lewat album “Even In Arcadia” yang berisikan 10 track. Rilis di 9 Mei 2025, menjadikan ini album studio keempat dari Sleep Token. Sebelumnya, mereka sudah merilis 3 single untuk menyambut kedatangan album ini. Ada “Emergence” (13/03/2025),...

Emosi Yang Tak Terarah, Sedih Atau Bahagia? (Enitine – Nightmare Blunt Rotation | Album Review) 13.05.2025

Enitine adalah band emo baru dari Malang yang dibentuk di awal 2024. Mereka mengeluarkan debut EP yang berjudul “Nightmare Blunt Rotation” di 7 Februari 2025. Berisikan 4 lagu, “Lake For Swans”, “Alice”, “Blunt Trauma” dan “Me vs the Killing Comfort”. Keempat lagunya juga sudah memiliki music video di channel youtubenya. Band ini beranggotakan 4 orang, ada Kent/Caca (vokal dan gitar), Farhan (gita...

Hidup Isinya Ya Sang* dan Ngew* (FATHERSLAM – Whorewidow Killing Machine | Album Review) 10.03.2025

FATHERSLAM, band bapak-bapak brutal. Begitulahistilah yang mereka sematkan pada band ini karena memang band ini diisi oleh sekumpulan bapak-bapak gabut yang ngeband lagi. Berawal dari live tiktoknya ProvokatorBK a.k.a. Fandiyarman yang ketemu dengan Bobby Lordsatvrn (ex Kukertank, ex Bunian), Farid, Hansen Matsuka (ex Carnivored, ex Sinister Sick) dalam satu sesi live. ereka akhirnya sepakat untuk...

Wajah Baru Linkin Park, Lebih Feminis? (Linkin Park – From Zero | Album Review) 19.01.2025

Setelah sekian lama vakum sepeninggal Chester Bennington, akhirnya Linkin Park kembali dengan membawa 2 anggota baru. Emily Armstrong (Dead Sara) mengisi lead vocal dan Colin Britain menggantikan posisi Rob Bourdon di drum. Pada November 2024, mereka mengeluarkan album baru berjudul ‘From Zero’ dengan harapan memulai semuanya kembali dari nol.

Gak Pernah Sesedih Ini Sama Seringai (Seringai - Pulang | Reaction & Review) 18.01.2025

Bangsat lah, seumur-umur belum pernah dibikin sesedih dan serelate ini sama lagunya  @seringai_official  . Lagu terbaru Seringai 'Pulang' bikin gue cerita panjang di video ulasan, tentang mental health dan juga kondisi gue sekarang ini.

Album Rap Metal Yang Melokal (Lawrider – Ride or Die | Album Review) 14.01.2025

Setelah menggarap mini album berjudul ‘Extended Play’ di 2018 saat mereka berdiri, akhirnya di 2023 Lawrider merilis album penuh pertamanya ‘Ride or Die’. Lawrider sendiri adalah band heavy metal dari Yogyakarta yang beranggotakan 4 orang. Ada Rio Saputra (gitar sekaligus inisiator), Latif Brilliant (vocal), Dab Yon (bass), dan Yusack Nurcholis (drum). Band ini hanya menyisakan Rio Saputra sebagai...

EP Hardcore Yang Penuh Kesedihan Dan Menyedihkan (Dissloved – The Tears That Can't Be Washed Away | Album Review) 08.01.2025

Dissloved adalah band melodic hardcore asal Yogyakarta yang diinisiasi oleh Niko (gitar) sejak 2023. Beranggotakan 5 orang, dengan 4 lainnya adalah Andoy (gitar), Opal (drum), Bagong (bass), dan Ahsan (vokal). Opal juga bagian dari band cute hardcore yang pernah gue ulas sebelumnya, Sunflow. Berawal dari project cover Counterparts dan Modern Guns, akhirnya mereka memantapkan diri untuk merilis deb...

Sajian Teatrikal Horor Siap Membuatmu Paranoid (Avhath & Kuntari – Ephemeral Passage | Album Review) 06.01.2025

Avhath dan Kuntari, dua musisi yang berbeda dunia (red: genre) berkolaborasi dalam album bersama yang dijuduli “Ephemeral Passage”. Dipandu oleh produser Lafa Pratomo, mereka menghasilkan 6 track gelap dalam album ini. Bagaimana hasil kolaborasi mereka? Apa jadinya ketika Black Metal (Avhath), Experimental (Kuntari) dan Pop (Lafa Pratomo) dijadikan satu?

Punk sih Punk, Tapi Gak Gini Juga Dong. (Popclaw – Atomic Summer | Album Review) 05.01.2025

Popclaw adalah duo punk rock asal Inggris tenggara yang belum pernah bertemu satu sama lain. Beranggotakan Dan Lawley dan Chris Bird yang ingin menyalurkan hasrat mereka yang sama terhadap musik punk rock ke dalam musik yang penuh amarah, enerjik, dan panik. Mereka merilis debut EP mereka yang berjudul “Atomic Summer” pada 3 Januari 2025.

Album Yang Merangkum Sederet Tragedi Buruk di Dunia (Hellburger – Sederet Tragedi | Album Review) 22.12.2024

Sangat tidak menyangka gue dikontak oleh Hellburger untuk mengulas album terbarunya, terima kasih banyak. Untuk penikmat musik hardcore, sudah semestinya kenal band yang satu ini. Hellburger adalah nama yang tak asing di skena hardcore punk Bandung. Band ini memang sudah terbentuk sejak 1991, tapi formasinya selalu berubah-ubah. Sekarang, Hellburger digawangi oleh Fabian (vocal), Gilang (gitar), U...

Refleksi Dari Alam Untuk Kemanusiaan (Skjønnhet – Wanderer Above the Woods of Fog | Album Review) 21.12.2024

Skjønnhet adalah project one man band yang dibentuk oleh Donny Andrean pada tahun 2022 di Surabaya, Jawa Timur. Namun untuk kebutuhan live performance, Donny membawa 4 additional player untuk mengisi instrumen secara langsung di panggung. Setelah beberapa kali merilis single, akhirnya di 10 Oktober 2024 Skjønnhet merilis debut albumya yang berujudul ‘Wanderer Above the Woods of Fog’ (Pengembara di...

Menjadi Unik Di Tengah Genre Metal Yang Itu-Itu Saja (Tigerpaw – Sleman Sembada Rock | Album Review) 19.11.2024

Ketika mendengar Tigerpaw, tentu band ini selalu tertanam dalam memori gue sejak lama. Tahun 2017 lalu, gue pernah sepanggung dengan Tigerpaw di sebuah festival metal Yogyakarta yang bernama Benteng Bawah Tanah V. Waktu itu band gue bermain groove metal, dan tigerpaw masih konsisten sampai sekarang memainkan musik glam metal. Tentu, Tigerpaw adalah band yang sangat menarik perhatian gue karena gay...

New Genre Unlocked: Hardcore Imut (Sunflow – Unlock | Album Review) 14.11.2024

Buat lu yang metalhead outside, WOTA inside. Buat lu yang suka musik keras (metal, hardcore) tapi deep inside lu nge-idol/nge-oshi juga, lu bakal cocok deh sama band yang satu ini. Perkenalkan ini adalah Sunflow, band hardcore imut dari Yogyakarta. Band ini terdiri dari Vika (vocal), yang pernah mendaftar JKT48, Bugis (gitar), Opal (drum), Edho (gitar), dan Rilo (bass). Awalnya, Sunflow hanya meng...

Listen to the Bang Ghulam Music Review podcast in Replaio

Radio and podcasts in one app - free, with no sign-up. Install today and do not miss the launch

Get it on Google Play

Replaio is not a podcast publisher; show names, artwork and audio belong to their authors and are distributed through public RSS feeds.