Vhie Saleindra
bandungtanpakamu
Siniar dengan fantasi liar yang bertugas mengantarkan telinga kalian masuk ke dimensi baru, semua audio yang tayang diracik di waktu-waktu begadang, hasil buah tangan kejujuran, selamat datang di panggung melankolia dengan iklim sendu yang mendayu-dayu.
Where to listen?
Podcasts in the app Replaio Radio Coming soonPodcasts are coming to the app soon. Install now and be the first to see a whole new take on podcasts
Episodes
lembayung kosong 29.08.2023 4:14
ketika yang lain menganggap bahwa senja itu istimewa, aku malah merasakan kecewa
saru 28.08.2023 3:51
sepertinya kita belum siap untuk menjadi orang lain lagi, padahal kita pun belum sampai pada titik kata jadi
paradigma 26.08.2023 4:56
kamu serupa inti atom yang stabil, meski dihajar oleh sinar gamma ataupun beta, hari esokmu akan tetap sama, sedangkan aku, sulit terkalkulasi
teruntuk para dalang 25.08.2023 5:14
karena celenganmu, sudah lama kau pecahkan lebih dulu di saat kami sedang sibuk-sibuknya menabung sabar
jebak 23.08.2023 2:57
aku terjebak pada skenario cita-cita, atau pada mimpi buruk yang kadaluarsa, pada tanjung harapan yang sukar terlaksana
siapa saja, tolong tikam aku! 21.08.2023 3:12
ini terlalu gelap, siapa saja, tolong selesaikan saja!
boleh aku ikut? 19.08.2023 5:02
maka tidak akan ada kalimat hati-hati, karena aku terlalu ringkih jika harus lagi membangun segalanya sendiri
demensia 17.08.2023 4:02
dan brengseknya aku masih percaya, bersamamu seperti menyebrangi jembatan di antara waktu dan pikiran
rindu, dari orang sepayah aku 15.08.2023 3:58
untuk yang sudah jauh di sana, aku masih di kota ini, kota di mana kita pernah menaruh lebih dari selusin tumpukan memori
tunggal 13.08.2023 4:16
kini, si tunggal beranjak dewasa, tumbuh jadi satu-satunya harapan besar milik ibunya, untuk ke depannya dan untuk selama-lamanya
aku ingin larut 11.08.2023 3:38
aku ingin dibutuhkan, lalu dengan senang hati dibawa pulang, dimasak di waktu yang genting, dirindukan di masa-masa yang penting
stasiun ketidakpastian 31.07.2023 4:05
aku sudah tiba di stasiun, yang mungkin kini kusebut sebagai stasiun ketidakpastian, menjemput harapan fana yang dulu sempat kita antarkan
label 25.07.2023 4:24
dunia ini terkadang terasa begitu overdosis, tentang yang miskin dan yang kaya, yang pintar dan yang bodoh, yang jahat dan yang dijahati
siklus tanpa arah 23.07.2023 3:23
dunia di sekitarku itu terus berubah, dan aku masih begini-begini saja
ada banyak hal yang tak bisa diselamatkan 21.07.2023 5:32
meski ada banyak hal yang tak bisa diselamatkan, seperti angka kemiskinan, perang dunia kedua, dan hubungan kita salah satunya
lunar 19.07.2023 3:52
seperti apa rasanya bersinar tapi kau tidak punya siapa-siapa? bagaimana bisa kau tahan melayang-layang sendirian?
sehat-sehat ya buat kita? 08.07.2023 7:21
ending terbaik dari yang namanya jatuh cinta adalah bisa bersama-sama sampai tua, atau jatuh cinta, putus lalu lupa
pesta sepi di mulut jendela 05.07.2023 5:09
Itu pertama kalinya aku sadar bahwa rupanya sebuah galaksi mampu ditampung sepasang pelupuk mata anak manusia
perempuan hujan 27.06.2023 3:46
berlama-lama lah, kalau perlu menjadi badailah, kau resmi menjadi perempuan hujan yang berteduh di pikiranku berkolaborasi bersama: @novitakaaa
makna 26.06.2023 4:41
tanpa kita sadari, mau-mau itu lambat laun kelaparan, karena kenyataan yang kita dapatkan tidak bisa memberinya makan
memahami kesedihan 25.06.2023 5:19
kita gemar sekali memuja kebahagiaan, padahal orang-orang yang kita kenali, negara yang kita hormati, dan agama yang kita peluk, semuanya lahir dari kesedihan
pukul satu yang tak dapat dijinakkan 24.06.2023 3:53
kuakui aku adalah manusia yang rapuh, terluka, ingin diperhatikan, dan merasa kehilangan
bu, perihal air matamu yang tumpah karenaku 23.06.2023 5:30
aku harap doamu bisa terus menahan, menahan tembok-tembok warasku agar tak mudah retak, juga agar mimpi-mimpiku bisa lepas landas dan tak saling tabrak
lalu-lalang 22.06.2023 3:40
kamu bukan orang pertama yang datang kepadaku
aku menyayangi kesendirian ini 21.06.2023 4:32
aku suka gaya hidupku yang seperti ini, bangun tidak tepat waktu, makan makanan yang sama, melakukan aktivitas yang membosankan, dan itulah kenapa aku tidak punya banyak teman
Similar podcasts
Replaio is not a podcast publisher; show names, artwork and audio belong to their authors and are distributed through public RSS feeds.