Vhie Saleindra

bandungtanpakamu

Society ID ↓ 248 episodes

Siniar dengan fantasi liar yang bertugas mengantarkan telinga kalian masuk ke dimensi baru, semua audio yang tayang diracik di waktu-waktu begadang, hasil buah tangan kejujuran, selamat datang di panggung melankolia dengan iklim sendu yang mendayu-dayu.

Author

Vhie Saleindra

Category

Society

Podcast website

youtube.com

Latest episode

Jun 24, 2025

Where to listen?

Podcasts in the app Replaio Radio Coming soon

Podcasts are coming to the app soon. Install now and be the first to see a whole new take on podcasts

Get it on Google Play Install for free Android 5M+ downloads · 4.8 rating iOS soon

Episodes

menyimpan diri di laci tua 24.06.2025

apa salahnya sih jadi tenang? waktu dunia sibuk banget ngejar tepuk tangan?—

dia melanjutkan hidupnya, sementara duniaku berhenti 19.06.2025

seolah tak membawa apa-apa, padahal di punggungnya, aku sempat menaruh seluruh hidup—

kisah kasih di rupiah 23.11.2024

rejeki itu memang hadiah, tapi bukan untuk dihambur-hamburkan secara meriah, apalagi diperlakukan semena-mena sampai kehilangan bentuk alamiah, melainkan rawatlah ia dengan cinta , bangga , dan paham rupiah . Participant of BI Digital Content Competition 2024 @bank_indonesia #BIDCC2024 #CBPRupiah #RupiahKu

repetitif 28.02.2024

malam itu kita berkendara tanpa tujuan, dalam nyenyak tanpa sepatah kata, tak ada satu pun dari kita yang mau bicara

tertuduh teduh 26.02.2024

boleh saya bicara tentang bagaimana rupa sama wangimu yang selalu bikin saya begitu tenang?

malang kundang 24.02.2024

tertawalah, ragaku, memang tak patut berpenghuni

semoga kamu sembuh 22.02.2024

semoga kamu sembuh, dari segala hal yang tidak kamu ceritakan

pragmatis 20.02.2024

narasi ini dibuat, seolah-olah kita itu hanya sekumpulan para lansia

"kapan pulang?" katanya 17.02.2024

dan nasib buruk di tahun kemarin, kini hanya sebatas rumor saja

desember: menutup tahun dengan bodoh 31.12.2023

dear 2024, bila sempat, tolong jemput doa yang baru saja kupahat, tolong jauhkan aku dari segala perihal jahat, karena hatiku perlu beristirahat

desember: untuk yang masih belum tercapai 29.12.2023

dalam upayaku menggapai, untuk berbagai mimpi yang sampai sekarang masih belum bisa tercapai, semoga masih ada setitik semangat meski beberapa di antaranya kesulitan untuk sampai

desember: untuk yang tak terbantahkan 27.12.2023

dalam setiap uluran tangan, untuk segala manusia yang keberadaannya tidak terbantahkan, semoga kalian membekas selamanya dalam ingatan

desember: untuk yang tak tersampaikan 25.12.2023

dalam pesan yang tak terucapkan, untuk segala hal yang masih belum tersampaikan, semoga diri yang pengecut ini tidak terlupakan

desember: untuk yang terlupakan 23.12.2023

dalam keacuhan yang tak terelakkan, teruntuk siapa saja yang sempat terlupakan, semoga jiwa ini bisa kamu maafkan

desember: untuk yang menyakiti 21.12.2023

dalam ketetapan hati, teruntuk siapa saja yang sudah menyakiti, semoga kegilaanmu berhenti hanya sampai di sini

november, aku membencimu 30.11.2023

kuteguk berbutir-butir parasetamol agar nalarku tak tewas dengan konyol, 5 menit lagi sampai menuju dosa terbesarku, jangan lenyap dulu, kau itu masih punya ibu

maut menjenguk 29.11.2023

iblis mengintip dari balik lemari baju yang sudah lama tidak pernah kubuka, atau Tuhan memang senang bercanda

beranda fiksi 27.11.2023

beranda gawaiku, penuh dengan kontemplasi yang menjijikkan

kutitipkan cemburuku di ikat rambutmu 26.11.2023

di bawah guyuran bulan yang terlihat biru, tentang waktu yang buru-buru, menyapu bersih seluruh aku dan kamu berkolaborasi bersama: ⁠ @podcastsuarasendu

pagi raung 25.11.2023

selamat pagi dunia yang bingung, apa kabarmu matahari yang agung?

doa kecil untukmu yang sudah besar 24.11.2023

akan kuberkati hari ini lewat doa kecil untuk kamu yang sudah besar, "selamat malam, manusia dewasa"

janji yang terbungkam malam rabu 22.11.2023

di salah satu ruas gang sempit yang jarang sekali kulewati, kulihat, ada sebuah lampu jalan yang berdiri sendirian

mengerang 20.11.2023

kupergoki semangat juangku tewas dalam kecelakaan hebat tempo lalu, namun saat itu entah kenapa aku tidak menangis

benih-benih jatuh 17.11.2023

lahan pijak yang sebelumnya gersang, sedikit demi sedikit kini tanahnya mulai terangsang, tunasnya bermunculan ditumbuhi kembang

romantika lintas negara 05.11.2023

gua yang tadinya overthinking, gua yang tadinya takut banget kalo dighosting, gua yang hampir sinting sampe rambut gua jadi ikutan keriting, sekarang hidup gua jadi kerasa lebih penting, gua selalu dibuat salting karena dia selalu ada di saat-saat yang genting, dia bikin gua jadi gak bisa berpaling "QRISnya satu, menangnya banyak!" Participant of BI Digital Content Competition 2023

Listen to the bandungtanpakamu podcast in Replaio

Radio and podcasts in one app - free, with no sign-up. Install today and do not miss the launch

Get it on Google Play

Replaio is not a podcast publisher; show names, artwork and audio belong to their authors and are distributed through public RSS feeds.