Sajak Kini
Sajak Kini
Podcast Sajak Kini adalah sebuah sajak tercipta yang selalu berangkat dari kegelisahan dan gelisah harus di sampaikan melalui akun @podcastdajakkini yang rutin tayang setiap hari Sabtu | Jika Ingin ceritamu di buatkan literasi, tapi tak ingin rahasianya diketahui, ingin sekedar curhat atau meluapkan kegelisahan, kirim segera cerita menarikmu. Email : Sajakkini09@gmail.comInstagram : @podcastsajakkini
Autor
Sajak Kini
Kategorie
Podcast-Website
Neueste Folge
11. Mai 2026
Wo hören?
Podcasts in der App Replaio Radio Bald verfügbarPodcasts kommen bald in die App. Installiere sie jetzt und erlebe als Erster einen ganz neuen Blick auf Podcasts
Folgen
Tidak Menjadi Siapa-Siapa Dulu 11.05.2026 3:33
✨ Sajak Kini – “Tidak Menjadi Siapa-Siapa Dulu” Semakin dewasa, kita mulai memahami bahwa hidup tidak selalu berjalan sesuai harapan. Ada masa ketika orang lain terlihat sudah sampai ke tujuan, sementara kita masih sibuk memahami arah sendiri. Pertanyaan tentang pekerjaan, rencana, dan masa depan kadang terasa menyesakkan—bukan karena tidak punya mimpi, tetapi karena proses setiap orang memang be...
Di Balik Papan Tulis yang Sunyi 02.05.2026 5:23
✨ Sajak Kini – “Di Balik Papan Tulis yang Sunyi”Tidak semua perjuangan datang dengan sorotan. Ada yang berlangsung diam-diam, setiap hari, di ruang kelas sederhana—di mana satu suara terus hadir, menjelaskan, mengulang, dan bertahan, meski tidak selalu didengar. Menjadi guru bukan hanya tentang menyampaikan ilmu, tapi tentang memahami bahwa setiap anak datang dengan cara yang berbeda. Di situlah...
Memaafkan Diri yang Pernah Salah 24.04.2026 6:04
✨ Sajak Kini – “Memaafkan Diri yang Pernah Salah” Semakin dewasa, kita makin lihai menyimpan kesalahan—bukan kesalahan orang lain, melainkan milik kita sendiri yang diam-diam terus diingat, terutama saat malam terlalu sunyi. Kita mudah berkata “tidak apa-apa” pada orang lain, mudah memahami dan memaklumi mereka, namun saat berhadapan dengan diri sendiri, kita berubah menjadi hakim yang paling ker...
Tunggu Aku Sukses Nanti 18.04.2026 5:05
✨ **Sajak Kini – “Tunggu Aku Sukses Nanti”** Ada fase dalam hidup ketika kita tidak banyak bicara—bukan karena kehilangan mimpi, tapi karena sedang sibuk mengejarnya. Semakin dewasa, kita mulai mengenal diam yang penuh arti: bekerja tanpa banyak pengakuan, jatuh tanpa banyak diketahui, dan bangkit tanpa perlu diumumkan. Dulu kita ingin dimengerti, didengar, dan diakui, tapi sekarang kita lebih me...
Bertahan Tanpa Tepuk Tangan 10.04.2026 5:51
✨ Sajak Kini – “Bertahan Tanpa Tepuk Tangan” Semakin dewasa, kita mulai memahami bahwa tidak semua perjuangan datang dengan sorotan. Ada hari-hari yang berjalan diam-diam—tanpa penonton, tanpa pengakuan—ketika kita tetap bangun, menjalani peran, dan menjawab “baik” meski hati sedang menahan banyak hal. Tidak semua keberanian terlihat seperti kemenangan besar; kadang ia hanya berupa keputusan keci...
Waktu yang Mengubah Cara Mencintai 03.04.2026 4:10
✨ Sajak Kini – Waktu yang Mengubah Cara Mencintai Semakin dewasa, kita mulai menyadari bahwa cinta tidak lagi datang dengan tergesa. Ada hati yang kini belajar berjalan pelan, bukan karena kurang rasa, tetapi karena sudah tahu betapa sakitnya jatuh terlalu cepat. Dulu kita mencintai dengan gegabah, memberi segalanya tanpa sempat bertanya apakah kita juga dijaga. Kita percaya bahwa rasa saja cukup...
Tetap Lembut di Dunia yang Keras 29.03.2026 4:03
✨ Sajak Kini – Tetap Lembut di Dunia yang Keras Semakin dewasa, kita mulai memahami bahwa dunia tidak selalu ramah. Ada hari-hari di mana bersikap keras terasa lebih aman, lebih melindungi, apalagi setelah luka, kecewa, dan harapan yang berkali-kali jatuh di tengah jalan. Pelan-pelan kita membangun dinding, menjaga jarak, bahkan mengurangi rasa—semua demi bertahan. Dunia pun seakan mengajarkan ha...
Special Lebaran - Tak Semua Rindu Bisa Pulang 21.03.2026 4:03
✨ Sajak Kini – “Tak Semua Rindu Bisa Pulang” Semakin waktu berjalan, kita mulai memahami bahwa pulang tidak selalu sesederhana keinginan. Di tengah ramainya cerita mudik, ada yang hanya bisa melihat dari jauh—bukan karena tak rindu, tapi karena keadaan belum berpihak. Biaya, pekerjaan, dan tanggung jawab membuat langkah tertahan, hingga rindu pun pulang sendirian, sementara tubuh tetap bertahan d...
Rindu yang Tidak Dicari Obatnya 13.03.2026 5:45
✨ Sajak Kini – “Rindu yang Tidak Dicari Obatnya” Semakin dewasa, kita mulai mengenal rindu dengan cara yang berbeda. Ia tidak selalu datang dengan keinginan untuk kembali, tidak pula selalu ingin dipenuhi. Kadang rindu muncul begitu saja—saat sebuah lagu lama terdengar tanpa sengaja, saat melewati jalan yang dulu terasa akrab, atau ketika sebuah percakapan lama tiba-tiba terulang di kepala. Ia ti...
Teman yang Tidak Lagi Setiap Hari 06.03.2026 5:42
✨ Sajak Kini – “Teman yang Tidak Lagi Setiap Hari” Semakin dewasa, kita mulai menyadari bahwa yang berubah bukan hanya waktu, tapi juga cara kita menjaga pertemanan. Dulu ada nama yang selalu berada di urutan teratas daftar chat—bertemu tanpa rencana, bercerita tanpa batas, tertawa tanpa melihat jam. Kita merasa waktu selalu cukup, dan kedekatan akan selamanya terasa seperti itu. Lalu hidup berja...
Pulang, Tanpa Harus ke Mana-Mana 27.02.2026 6:29
✨ Sajak Kini – “Pulang, Tanpa Harus ke Mana-Mana Semakin dewasa, kita sadar pulang bukan soal alamat—melainkan rasa. Rasa aman. Rasa diterima. Rasa tidak perlu menjelaskan kenapa kita berubah. Ternyata pulang bisa sesederhana duduk sendirian tanpa rasa bersalah, mematikan notifikasi tanpa alasan, dan berkata dalam hati, “Aku cukup seperti ini.” Kalau hari ini kamu ingin berhenti sejenak dan tidak...
Diri Sendiri yang Pelan-Pelan Berubah 21.02.2026 5:33
✨ Sajak Kini – “Diri Sendiri yang Pelan-Pelan Berubah” Semakin dewasa, kita sering berhenti di depan cermin—bukan untuk memastikan penampilan, tapi untuk bertanya, “Sejak kapan aku jadi seperti ini?” Dulu kita lebih mudah tertawa, lebih berani bermimpi, yakin hidup akan mengikuti mau kita. Lalu hidup memberi jeda. Ada rencana yang gagal, ada orang yang pergi tanpa penjelasan. Kita belajar menahan...
Capek yang Tidak Perlu Dijelaskan 14.02.2026 4:56
✨ Sajak Kini – “Capek yang Tidak Perlu Dijelaskan” Di usia dua puluh sampai tiga puluh, kita mulai mengenal jenis lelah yang tidak terlihat. Bukan lelah karena kurang tidur, bukan juga karena pekerjaan yang menumpuk. Tapi lelah karena terlalu sering menahan perasaan, terlalu lama berusaha terlihat kuat, dan terlalu jarang benar-benar didengarkan. Kita tetap bangun pagi, menjalani rutinitas yang s...
Menerima Bahwa Tidak Semua Orang Akan Tinggal 08.02.2026 5:08
✨ Sajak Kini – Tentang Menerima Bahwa Tidak Semua Orang Akan Tinggal Semakin dewasa, kita mulai mengerti bahwa tidak semua orang yang datang akan tinggal. Teman yang dulu dekat pelan-pelan menjauh, percakapan yang dulu hangat kini terasa asing, dan hubungan-hubungan yang dulu penting perlahan kehilangan bentuknya. Bukan karena kita atau mereka menjadi buruk, tetapi karena hidup terus bergerak, da...
Diam-Diam Kita Sudah Bertumbuh 31.01.2026 4:48
Kita sering merasa hidup hanya berjalan begitu saja, sibuk, lalu lupa melihat diri sendiri. Padahal di balik hari-hari biasa itu, kita sedang berubah: belajar menahan amarah, memilih tenang, dan memaafkan demi hati yang lebih damai. Di situlah kedewasaan tumbuh, pelan dan sunyi. Mungkin tak terlihat, tapi lihat caramu kini menjaga diri, memilih yang sehat, dan tetap bertahan. Kamu tidak berhenti d...
Insecure yang Tidak Pernah Kita Ceritakan 23.01.2026 5:41
✨ Sajak Kini – “Insecure yang Tidak Pernah Kita Ceritakan” Di usia dua puluh sampai tiga puluh, kita sering hidup dengan perasaan “harusnya sudah lebih jauh”. Insecure datang pelan-pelan—saat melihat pencapaian orang lain, mendengar kabar teman seangkatan, atau menerima komentar tentang usia dan hidup yang terasa belum ke mana-mana. Kita tersenyum di luar, tapi di dalam kepala ada suara yang bert...
Luka Lama yang Diam-Diam Masih Ikut Kita 17.01.2026 8:37
✨ Sajak Kini – “Tentang Luka Lama & Cara Kita Bertahan” Ada luka yang tidak terlihat, tapi selalu terasa saat kita sendirian. Luka dari masa kecil, dari kehilangan, dari rumah yang terlalu keras atau tidak pernah benar-benar hangat. Luka-luka itu tumbuh bersama kita, membentuk cara kita mencintai, bereaksi, dan bertahan. Kita belajar terlalu cepat untuk kuat, terlalu terbiasa menahan, dan ser...
Takut Gagal & Berani Coba Lagi 09.01.2026 5:09
✨ Sajak Kini – “Tentang Takut Gagal & Berani Coba Lagi” Tidak ada yang benar-benar menyiapkan kita untuk kegagalan di usia dewasa. Kita belajar berharap, lalu pelan-pelan belajar kecewa saat usaha runtuh, lamaran ditolak, atau hubungan berakhir. Yang paling melelahkan sering kali bukan gagalnya, tapi suara di kepala yang bertanya, “Apa aku tidak cukup?” Padahal hampir semua orang pernah jatuh...
Menjadi Baik Pada Diri Sendiri 02.01.2026 5:18
✨ Sajak Kini – “Menjadi Baik Pada Diri Sendiri” Kita sering kali terlalu sibuk menjadi tempat pulang bagi orang lain, sampai lupa bagaimana cara memperlakukan diri sendiri dengan lembut. Kita pandai memaafkan kesalahan orang, namun menjadi hakim yang paling kejam bagi kegagalan diri sendiri. Padahal, menjadi dewasa bukan tentang seberapa kuat kita menahan beban, tapi tentang seberapa berani kit...
Red Flag vs Green Flag: Jangan Cuma Karena Sayang, Jadi Buta 26.12.2025 5:20
✨ Sajak Kini – “Red Flag vs Green Flag: Jangan Cuma Karena Sayang, Jadi Buta” Cinta seharusnya membuat kita merasa aman. Tapi karena terlalu sayang, kita sering menutup mata: kata-kata kasar disebut bercanda, kontrol berlebihan dianggap perhatian, dan rasa cemas diterima sebagai hal yang wajar—padahal ada tanda yang sedang kita abaikan. Toxic relationship tidak selalu datang dengan teriakan. Kada...
Tentang Menata Diri di Tengah Hidup yang Berantakan 19.12.2025 6:06
✨ Sajak Kini – “Tentang Menata Diri di Tengah Hidup yang Berantakan”Ada hari-hari ketika hidup terasa kacau:keuangan seret, pikiran penuh, kamar berantakan,dan kita pun tidak yakin sedang menuju ke mana. Tapi entah bagaimana, kita tetap bangun,tetap bergerak, tetap mencoba menjalani hari. Episode ini mengingatkan:dewasa bukan soal hidup yang rapi,tapi berani melangkah meski semua sedang berantaka...
Mantan di Timeline: Unfollow atau Bertahan? 12.12.2025 6:14
✨ Sajak Kini hadir lagi — episode terbaru:“Mantan di Timeline: Unfollow atau Bertahan?”Di zaman sekarang, putus cinta tidak selalu berarti benar-benar berpisah. Kadang ia tetap muncul di timeline, lewat story, lewat like kecil yang bikin hati goyah tanpa izin. Kita bilang ini silaturahmi… tapi sering kali, itu cuma cara halus untuk tetap dekat dengan masa lalu. Media sosial membuat segalanya sama...
Cinta atau Mimpi? – Apakah Cinta Bisa Menunggu? 06.12.2025 5:45
✨ Sajak Kini hadir dengan episode terbaru: “Cinta atau Mimpi? – Apakah Cinta Bisa Menunggu?” Di usia muda, kita sering berdiri di dua dunia: antara cinta yang ingin dijaga, dan mimpi yang ingin dikejar. Ada waktu yang terbagi, jarak yang memisah, dan prioritas yang membuat hati harus belajar memilih— atau setidaknya, bertahan. Episode ini mengajak kita merenung: benarkah cinta bisa menunggu sampa...
Tentang Lelah yang Tidak Pernah Kita Akui 28.11.2025 5:44
✨ Sajak Kini hadir dengan episode terbaru: “Tentang Lelah yang Tidak Pernah Kita Akui” Kita hidup dalam dunia yang menganggap kesibukan sebagai kebanggaan dan membuat kita malu untuk mengakui bahwa kita tidak sanggup. Ada lelah yang tidak membuat tubuh roboh, tapi membuat hati perlahan kehilangan cahaya. Episode ini mengajak kita merenung: Apakah kita sudah memberi ruang untuk diri beristiraha...
HTS: Cinta yang Tinggal di Ruang Abu-Abu 21.11.2025 6:49
✨ Sajak Kini hadir dengan episode terbaru: “HTS: Cinta yang Tinggal di Ruang Abu-Abu.” Bagaimana rasanya mencintai tanpa kepastian— menunggu tanpa tahu ditunggu, merindukan tanpa pernah benar-benar diakui? Hubungan yang hangat seperti rumah, tapi dingin seperti kamar kosong saat pertanyaan “kita ini apa?” tak pernah berani diucap. Episode ini menyelami cinta yang hidup di batas tipis: antara tema...
Ähnliche Podcasts
Replaio ist kein Herausgeber von Podcasts; die Namen der Sendungen, Cover und Audioinhalte gehören ihren Autoren und werden über öffentliche RSS-Feeds verbreitet