Kata Puan

Suara Puan

Arts ID ↓ 680 episodes

Cuma seorang pemerhati yang gemar merenung dan menuliskan kehidupan.

Author

Kata Puan

Category

Arts

Podcast website

www.katapuan.com

Latest episode

Aug 31, 2023

Where to listen?

Podcasts in the app Replaio Radio Coming soon

Podcasts are coming to the app soon. Install now and be the first to see a whole new take on podcasts

Get it on Google Play Install for free Android 5M+ downloads · 4.8 rating iOS soon

Episodes

tentang relativitas waktu. 20.01.2023

Waktu itu relatif. Ia bisa panjang, bisa pendek. Bisa lama, bisa singkat. Tergantung bagaimana kita menyikapinya dalam periode hidup yang berbeda-beda.

keyakinan yang kita percaya. 18.01.2023

Di hidup yang tak pasti, wajar kalau kita bingung saat hendak mengambil keputusan besar. Tapi kita tak bisa bergantung pada pembenaran dan jawaban orang lain. Sebab yang tahu baik-buruk-benar-salah menurut kita, ya siapa lagi kalau bukan diri kita sendiri?

meretas jarak di antara dua hati. 16.01.2023

Kita boleh saja dipisahkan oleh jarak, dan menemukan hati kita jadi ciut karenanya. Tapi cinta seharusnya menang. Ia harusnya disusun oleh untaian sabar demi sabar yang membuat jarak kalah dan bertekuk lutut di hadapannya.

menemukan makna dari pekerjaan kita. 14.01.2023

Terkadang kita merasa yang kita lakukan adalah sia-sia. Semua hanya pengulangan demi pengulangan yang tak ada ujungnya. Tapi coba perhatikan, lebih sabar dan pelan-pelan. Benarkah tak ada makna yang bisa kita dapatkan?

untuk hal-hal yang tersembunyi dalam diri. 13.01.2023

Coba tengok hatimu. Masih adakah hal-hal yang kau sembunyikan rapat-rapat di sana?

sesal masa lalu adalah pertanda kita tumbuh. 11.01.2023

Pada hal-hal yang kita sesali, kita sering ingin melupakan dan kalau bisa, memutar balik waktu untuk mengubah jalan cerita. Tapi masalahnya, sesal adalah hal baik. Ia pertanda kita sudah tumbuh. Jadi, jangan sampai lupa, justru. Biarkan ia ada dan senantiasa menjadi jangkar perjalanan kita ke depan.

nikmati kesempatan untuk merasa. 10.01.2023

Kita sering diingatkan: jangan terlalu begini, jangan terlalu begitu, apa lagi di awal-awal kita merasakan sebuah emosi yang kuat dan baru. Tapi mau itu 'dirayakan' atau tidak, kita akan tetap merasakannya. Jadi, ya, mengapa tidak dirasakan sebaik-baiknya saja?

berkebun di tanah kehidupan. 07.01.2023

Fokuslah pada menanam bibit baik. Tugasmu hanya itu. Nanti urusan tumbuh, berbuah, dan mekar, itu biarkan saja semesta yang bekerja.

tak sesuai rencana, tak selalu buruk ternyata. 04.01.2023

Mungkin pada beberapa dari kita, tahun lalu tak berjalan sesuai rencana. Tapi coba lihat lagi baik-baik. Jangan-jangan, banyak juga kebaikan lain yang luput dari pengetahuan kita, hanya karena kita sibuk mengukur rencana.

lembar pertama buku 2023. 02.01.2023

Selamat datang di tahun yang baru! Hendak menulis cerita yang seperti apa di tahun ini?

lembar terakhir buku 2022. 31.12.2022

Satu tahun lagi lewat. Satu tahun lagi, kita berhasil kuat. Hendaknya hari ini, kita manfaatkan betul-betul untuk membaca ulang buku tahun 2022. Seraya segenap hati mempersiapkan diri: menutupnya, dan membuka lembar yang baru lagi.

pentingnya memaafkan orang lain. 30.12.2022

Jelang tahun yang baru, mari kita gunakan hari-hari terakhir di 2022 untuk bebersih hati. Belajar mengampuni. Biar di tahun yang akan datang, hari-hari ke depan bisa kita jalani dengan lebih lapang. 

menjadi orang yang kita benci. 28.12.2022

Dalam banyak sekali relasi, kita sering menemukan beberapa sifat atau karakter orang yang menurut kita tidak sejalan dengan seharusnya. Lantas ini jadi pertimbangan kedekatan kita: lebih baik jauh-jauh daripada kena imbasnya. Padahal tanpa sadar, kita pun pasti punya karakter serupa, hanya berbeda konteks hidupnya saja.

tak bisa memilih untuk tak dijahati. 26.12.2022

Dalam hal melakukan kejahatan, kita bisa memilih untuk tak melakukannya. Tapi kita tak bisa memilih untuk tidak dijahati. Jadi, harus bagaimana?

selebrasi musim hujan. 25.12.2022

Hujan memilihku, sebab dukaku mirip dengannya. Maka selagi ia ada, aku ingin merayakannya saja. Matahari nanti juga akan dapat gilirannya, tapi bukan sekarang. Sekarang aku ada pihak sang hujan.

untuk ibu belahan jiwaku. 23.12.2022

Selama aku hidup, bu, setiap hari adalah harimu. Sebab kau hidup dalamku.

tentang nilai dan prinsip hidup manusia. 21.12.2022

Manusia disusun dari nilai dan prinsip hidupnya. Tapi alangkah baiknya, nilai dan prinsip yang kita punya senantiasa disesuaikan dengan waktu dan konteks kehidupan, agar sebagaimana hidup itu dinamis, kita pun sama.

kita dulu, baru mereka. 19.12.2022

Sisi heroik dalam diri manusia itu tidak selamanya baik. Terkadang, kita lupa melihat ke dalam diri sebelum mengulurkan tangan keluar. Akibatnya, saat kita tak berdampak, yang ada justru penolakan dua arah: dari luar, juga dari dalam diri kita. Maka selalu: kita dulu, baru mereka.

tanyakan pada dirimu: kenapa harus? 17.12.2022

Dalam rangka menyusun resolusi tahun baru, mungkin satu pertanyaan ini bisa jadi pertanyaan pamungkas untuk berkenalan dengan dirimu sendiri: kenapa harus? Kita membuat resolusi memang bukan untuk berlari tanpa arah, melainkan untuk berjalan dengan tenang, dengan pasti.

sahabat adalah dua hati yang saling menganggap. 16.12.2022

Selama kita masih saling mengingat, masih saling menganggap; terlepas dari sesibuk apapun kita dengan hidup masing-masing, sahabat tetap sahabat.

pekerjaan yang kita cinta. 15.12.2022

Kalau dilihat sebagai beban, jadilah ia beban. Kalau dilihat sebagai peluang, jadilah ia sebuah ladang tempat bunga-bunga syukur bermekaran.

hidup orang di media sosial. 12.12.2022

Kalau lihat media sosial orang lain, rasanya dalam diri kita muncul pertanyaan: kok enak sekali, ya, kelihatannya? Mengapa saya tidak seperti itu? Berikut adalah jawabannya.

menjaga ketakutan yang baik. 10.12.2022

Ketakutan adalah bagian hidup kita. Ia tidak mungkin hilang, selama manusia punya keinginan. Maka jika tak bisa hilang, gunakanlah ketakutan jadi senjata yang kita bawa ke mana-mana, untuk menjaga kaki kita tetap menapak. 

cara menyikapi putus hubungan. 09.12.2022

Hal-hal tak mengenakkan, seperti putus dari hubungan yang panjang, harus disiasati dengan olah rasa. Biar tidak ada aspek salah-menyalahkan di sana, melainkan syukur yang leluasa. Terkadang sesuatu terjadi karena memang harus terjadi saja.

belajar untuk tidak melekat. 07.12.2022

Attachment atau kemelekatan, adalah sumber duka manusia. Kita sering kali tak bisa lepas dari keinginan kita. Padahal, keinginan tak bisa selalu sejalan dengan kenyataan. Maka lepas. Lepaskan. Jangan melekat.

Listen to the Suara Puan podcast in Replaio

Radio and podcasts in one app - free, with no sign-up. Install today and do not miss the launch

Get it on Google Play

Replaio is not a podcast publisher; show names, artwork and audio belong to their authors and are distributed through public RSS feeds.