Kata Puan

Suara Puan

Arts ID ↓ 680 episodes

Cuma seorang pemerhati yang gemar merenung dan menuliskan kehidupan.

Author

Kata Puan

Category

Arts

Podcast website

www.katapuan.com

Latest episode

Aug 31, 2023

Where to listen?

Podcasts in the app Replaio Radio Coming soon

Podcasts are coming to the app soon. Install now and be the first to see a whole new take on podcasts

Get it on Google Play Install for free Android 5M+ downloads · 4.8 rating iOS soon

Episodes

merawat anjingku yang sakit. 30.12.2019

Episode terakhir di tahun ini [juga season ini] bicara tentang hewan peliharaan dan bagaimana mereka mengajarkan kita caranya mencintai, menghargai, serta memaafkan. Bukan terhadap siapapun, melainkan pertama-tama, terhadap diri sendiri. Selamat tahun baru, semua! Jumpa tahun depan, ya!

hari raya [karena cinta ada bermacam-macam] 25.12.2019

Ditulis karena cinta ada bermacam-macam. Selamat hari raya, teman-teman. Semoga cerita ini hanyalah fiksi belaka. 

spesial hari ibu: sepotong surat untuk anakku. 21.12.2019

Di hari Ibu ini, saya ingin mengambil sudut pandang seorang Ibu. Supaya mendengarkannya, kita ingat akan cinta Ibu yang tak berkesudahan. Akhirnya, untuk para Ibu di manapun berada, selamat merayakan harimu.

la dolce vita! 18.12.2019

Hidup terlalu manis untuk dibanding-bandingkan, padahal hidup orang lain  belum tentu juga lebih baik daripada kita. Maka bersama ini, selamat merenung-renungkan manisnya hidup!

cabang-cabang rindu. 11.12.2019

"Aku seperti meyakini bahwa ada rindu yang tak perlu dinyatakan, cinta yang tak perlu berisik."

suatu pagi penuh doa. 03.12.2019

"Pagi ini ada namamu muncul. Baru aku sadar. Betapa damainya, pagi yang seperti ini." - Ditulis atas kekhawatiran akan penggunaan media sosial yang berlebihan.

Era Kolaborasi Kata Puan: Sebelas 27.11.2019

"Maka perang ini, untuk Sinta. Dan ia membara, semata-mata karena cinta." - Era Kolaborasi Kata Puan ke-sebelas, saya membacakan puisi Akulah Rahwana karya Muhammad Ikhsan (instagram: @muhikhsan21), dengan perubahan. Selamat menikmati.

Era Kolaborasi Kata Puan: Sepuluh 20.11.2019

"Kita sama-sama lupa, menutup jendela di ruang kosong bernama hati."

cinta tak saling tahu. 15.11.2019

Cinta kita seperti hantu. Tak ada yang tahu. Tapi mungkin nanti. Suatu hari. - Disuarakan oleh saya dan @mizter.popo dari podcast Do You See What I See. Ternyata cinta bisa horror juga.

sepucuk perpisahan [oleh christyaputri] 03.11.2019

Tulisan ini lagi-lagi ditulis oleh Putri [instagram: @chzjonas], seorang teman yang pandai bertutur dan bercerita. Saya tidak tahu apa yang ia pikirkan. Mungkin juga tulisan ini manifestasi kejadian nyata yang pernah terjadi di masa lampau. Entahlah. Saya mohon ijin membacakannya, ya. Saya suka sekali, soalnya.

kau jelek bagaimana? 22.10.2019

[Audio Version] "Tuhan, mengapa Kau ciptakan wujud manusia berbeda-beda?"

kerdil [oleh christyaputri] 04.10.2019

Tulisan ini ditulis oleh seorang kawan baik saya. Christya Putri namanya. Kau bisa temukan profilnya di @chzjonas [Instagram]. Menurut saya, ia penulis yang piawai. Dan tentu saja, tulisan ini--meski menggunakan kata ganti orang ketiga, saya yakin, bercerita tentangnya sendiri. Menarik sekali, pikir saya pertama kali baca tulisannya. Isi kepalanya itu, kemampuannya itu.. membuat saya yakin, tulisa...

Era Kolaborasi Kata Puan: Sembilan 25.09.2019

"Tapi kini aku menguarkan ambisiku jauh ke langit. Ke tempat Kau ada, Tuhan. Aku tuturkan khawatir, keraguan, dan mimpiku untuk menemuiMu. Untuk Kau lepaskan, di waktu paling tepat." - #EraKolaborasiKataPuan yang ke-sembilan, bersama Fiksionalisme (@fiksionalisme).

Era Kolaborasi Kata Puan: Delapan 19.09.2019

"Pada cinta, dan segala tentangnya." - #EraKolaborasiKataPuan yang ke-delapan, saya membacakan puisi karya Assyafiul Musyafa (@syafi_mustava), dengan perubahan.

Era Kolaborasi Kata Puan: Tujuh 11.09.2019

"Aku, kamu. Kita berdua meramu ragu. Tak ada yang salah. Hanya pertemuan dua hati yang sama-sama patah." - #EraKolaborasiKataPuan yang ke-tujuh, saya membacakan puisi karya Hilda Purnamasari, dengan perubahan.

Era Kolaborasi Kata Puan: Enam 09.09.2019

"Di luar senyap. Di dalam, hatiku kacau balau." - #EraKolaborasiKataPuan yang ke-enam, saya membacakan puisi karya Salsabila Mutiara (@salsabilaaamtr), dengan perubahan.

Era Kolaborasi Kata Puan: Lima 27.08.2019

[Gunakan perangkat headset atau headphone] - "Dari jauh, sungguh sanggupku hanya dari jauh, selalu. Bayangmu terkunci dalam bola mataku." - #EraKolaborasiKataPuan yang ke-lima, saya membacakan puisi Seni Mencintai karya Kequeen Palilati (@KekinSmileAgain), dengan perubahan.

Era Kolaborasi Kata Puan: Empat 21.08.2019

"Katanya rindu akan berserakan di halaman rumah. Katanya rindu akan bertandang pada ruang kosong berdebu itu. Katanya rindu akan selalu menepi." - #EraKolaborasiKataPuan yang ke-empat, saya membacakan puisi Kepada yang Pergi karya Zakia Ashif, dengan perubahan.

Era Kolaborasi Kata Puan: Tiga 20.08.2019

"Kudapati rindu berserak berai, lalu kupunguti satu demi satu. Kini, semuanya utuh. Menjadi kamu." - #EraKolaborasiKataPuan yang ketiga, saya membacakan puisi Kepada Kamu yang Ditunggu Ibu, karya Akhmad Idris (@elakhmad), dengan perubahan.

Era Kolaborasi Kata Puan: Dua 19.08.2019

"Bisakah aku tetap berharap? Di kemudian hari, aku menunggu yang tak tetap. Entah besok, entah lusa, bahkan sampai aku tiada." - #EraKolaborasiKataPuan yang kedua, saya membacakan tulisan karya Talitha E. A (@talithaers), dengan perubahan. Selamat menikmati, cinta yang patah.

Era Kolaborasi Kata Puan: Satu 16.08.2019

"Aku selalu tahu, bahwa kau lebih dari itu." - #EraKolaborasiKataPuan yang pertama, bersama Laras Ardhia (@larasardhia).

kepada lelakiku yang jauh. 08.08.2019

"Semoga baik-baik saja di pulau seberang, di negeri orang, di mana pun.. di mana pun kau ada."

posesif [bersama teman tidur] 03.08.2019

Bersama tulisan ini, saya dan Dera mempersembahkan Posesif. Katanya cinta tidak mengekang. Ataukah cinta tidak mengerti? - Ucapan terima kasih yang sedalam-dalamnya pada Dera Firmansyah dari podcast Teman Tidur. Semoga kebaikan ini senantiasa hidup di hati pendengar. Dan padamu pula, segala kebaikan. 

yang didoakan kala malam. 24.07.2019

Terkadang dalam hidup ini, kita dihadapkan pada berbagai peluang baik yang kita abaikan. Seringkali kita menyayangkan, "seandainya dulu peluang itu kujalani." Tapi kehidupan ialah sebuah perjalanan. Dan seni dari menikmatinya,  adalah dengan dijalani bersama. Jadi, tidak apa-apa untuk tidak memilih. Tidak apa-apa untuk tidak berlari pergi. Hidup tidak harus masif, hidup tidak harus meledak-ledak....

cerita tentang senja. 19.07.2019

"Tapi perihal kemustahilan, dunia mengajarkan kita untuk percaya sebaliknya."

Listen to the Suara Puan podcast in Replaio

Radio and podcasts in one app - free, with no sign-up. Install today and do not miss the launch

Get it on Google Play

Replaio is not a podcast publisher; show names, artwork and audio belong to their authors and are distributed through public RSS feeds.