Kata Puan

Suara Puan

Arts ID ↓ 680 episodes

Cuma seorang pemerhati yang gemar merenung dan menuliskan kehidupan.

Author

Kata Puan

Category

Arts

Podcast website

www.katapuan.com

Latest episode

Aug 31, 2023

Where to listen?

Podcasts in the app Replaio Radio Coming soon

Podcasts are coming to the app soon. Install now and be the first to see a whole new take on podcasts

Get it on Google Play Install for free Android 5M+ downloads · 4.8 rating iOS soon

Episodes

pekerjaan paling mulia. 25.06.2021

Untuk para ibu dan bapak rumah tangga.

sebuah seni bertahan hidup. 23.06.2021

Apalah kita, kalau bukan manusia mencari selamat?

titik cinta tertinggi. 21.06.2021

Apakah kita akan tiba di titik cinta tertinggi? Jika tidak, apakah kita manusia gagal? Ataukah cinta yang gagal?

atas dasar aku perempuan. 18.06.2021

Monolog kali ini, hendaknya jadi pengingat dan sandaran yang baru, karena di sini, aku mengakui keperempuananku.

tak harus sempurna untuk bahagia. 16.06.2021

Begitulah kita. Menunggu kaya untuk berbagi. Menunggu cantik untuk merasa cantik. Tak pernah ada habis dan puasnya.

memberi tak mengurangi. 14.06.2021

Ada sebuah prinsip aneh dalam kehidupan yang melampaui perhitungan manusia. Dan prinsip itu, ialah soal memberi.

puisi tentang senja dan kopi. 11.06.2021

Saya gatal, jadi saya suarakan saja di sini. Semoga mengerti poinnya. Puisi bukan cuma senja dan kopi.

hidupmu bukan iklan. 09.06.2021

Saya sudah muak lihat yang palsu-palsu. Ataukah dewasa ini, memang semua orang yang beranjak jadi begitu?

mungkin rumah butuh waktu. 07.06.2021

Saya baru selesai pindahan, dan merasa asing di tempat baru. Padahal, ini adalah perpindahan yang ditunggu-tunggu. Maka saya rasa, mungkin rumah butuh waktu.

Suara Mereka: Kembali ke Tanah Leluhur Kami (Natasha Siahaan) 04.06.2021

Suara Mereka eps. 41: Kembali ke Tanah Leluhur Kami - Lahir dan besar di kota adalah berkat sekaligus kutukan manusia modern. Di kota, akses yang cepat, kemajuan teknologi, dan banyak kemudahan lain membuat kita tumbuh menjadi pribadi yang bergantung pada semua itu. Tapi bagaimana jika segala kemajuan itu kita bawa pulang, kembali ke tanah leluhur kita, dan menjadikan desa atau kampung itu, sebuah...

jarak ini bukan salah kita. 02.06.2021

Memang bukan salah kita, kalau yang kita inginkan adalah jarak dan garis batas.

pada hari-hari tertentu. 31.05.2021

Ada saatnya bahagia, ada saatnya berduka. Ada saatnya tertawa, ada saatnya untuk air mata. Segala yang terjadi ini ada masanya, ada hari-harinya.

atas dasar ingin penuh. 28.05.2021

Bicara tentang segmen #suaramereka dan lahirnya akun baru, @by.katapuan , yang didedikasikan khusus untuk itu.  

pakai baju apa hari ini? 26.05.2021

Kalau sifat manusia itu seperti memilih baju dalam lemari, kita mau kenakan apa hari ini?

hantu-hantu ketakutan. 24.05.2021

Hantu itu bernama ketakutan. Dan ketakutan itu bernama aku.

Suara Mereka: Memaknai Lupus dengan Cinta (Winjani Prita Dewi) 21.05.2021

Suara Mereka eps. 40: Memaknai Lupus dengan Cinta - Didiagnosa menderita lupus, membuat Winjani Prita Dewi harus mengorbankan banyak mimpi dan rencana, sampai kehilangan anak pertama. Ini tidaklah mudah, mengingat lupus tak bisa disembuhkan. Tapi semua orang dalam lupus (odapus), dapat memiliki hidup yang maksimal dan berkualitas manakala ia dapat menjaga pola hidupnya dan memaknai lupus itu denga...

ketidaktahuan adalah berkat. 19.05.2021

Ketidaktahuan kita adalah berkat, jika kita bisa memberinya sedikit dari rasa syukur kita.

memilih untuk setia. 17.05.2021

Dalam hidupnya, manusia memilih untuk setia karena itulah satu-satunya bentuk syukur yang paling rendah hati.

Suara Mereka: Migrasi, Duka, dan Rindu Ingin Kembali (Martha Weruing) 14.05.2021

Suara Mereka eps. 39: Migrasi, Duka, dan Rindu Ingin Kembali - Mungkin banyak dari kita yang punya mimpi untuk tinggal dan hidup di luar negeri. Beberapa cukup beruntung bisa merealisasikannya dan keluar dari negara ini. Tapi di sebagian cerita, mimpi itu tidak semanis dalam pikiran kita. Ternyata, kehilangan tanah air bisa berdampak pada bagaimana seseorang kehilangan dirinya sendiri. Seperti cer...

kalau ibu punya pilihan 36 tahun lalu. 12.05.2021

Sebuah essay yang ditulisan oleh Yunita Dewiyana, dari Podcast Abjad Tersirat . Karya nonfiksi ini juga merupakan submisi untuk kampanye #OurMotherWBJ usungan White Board Journal, dibawakan untukmu dalam Podcast Suara Puan, dengan perubahan. 

sepasang mata yang balas menatap. 10.05.2021

Hadiah terbaik yang bisa seseorang beri pada orang lain, bukanlah waktu atau kehadiran saja, melainkan sepasang mata yang balas menatap.

Suara Mereka: Cahaya di Ujung Lorong Gelap 07.05.2021

Memperingati bulan kesadaran kesehatan mental sedunia, Suara Mereka kali ini menghadirkan seorang teman yang bercerita tentang pengalaman self harm yang sempat ia lakukan, karena adanya kekangan dari keluarga perihal hubungan sosialnya. Dalam kondisi seperti itu, awan gelap seolah menelan habis semua harapan, dan ia tak tahu harus ke mana mencari bantuan. Tapi cahaya selalu ada, dan pagi datang ju...

kita adalah titik tengah menanti ditemukan. 05.05.2021

Kalau hidup adalah garis panjang yang harus dilewati, tujuan kita bukan lari menuju finis. Melainkan untuk kembeli ke titik tengah, biar sembari berjalan, hidup jadi seimbang.

yang kau bilang gila itu siapa? 03.05.2021

Memasuki bulan Mei, bulan kesadaran kesehatan mental, saya menulis sesuatu tentang 'kegilaan'. * Siapa yang kau bilang gila, kalau tak semua orang terlahir dengan kemudahan-kemudahan yang sama?

Suara Mereka: Harta yang Paling Berharga (Amanda Bernice) 30.04.2021

Suara Mereka eps. 37: Harta yang Paling Berharga - Saya rasa, tidak ada yang bisa lebih menjelaskan episode ini ketimbang judulnya. Ternyata kehidupan itu berputar dari satu sumbu yang sama. Seperti akar pohon yang menumbuhkan dahan, ranting, dan daun-daun. Amarah dan cinta, duka dan perjuangan, kehilangan dan pertemuan, dirajut dalam satu episode hangat tentang keluarga. Selamat datang dan selama...

Listen to the Suara Puan podcast in Replaio

Radio and podcasts in one app - free, with no sign-up. Install today and do not miss the launch

Get it on Google Play

Replaio is not a podcast publisher; show names, artwork and audio belong to their authors and are distributed through public RSS feeds.