Kata Puan
Suara Puan
Cuma seorang pemerhati yang gemar merenung dan menuliskan kehidupan.
Where to listen?
Podcasts in the app Replaio Radio Coming soonPodcasts are coming to the app soon. Install now and be the first to see a whole new take on podcasts
Episodes
pekerjaan paling mulia. 25.06.2021 3:39
Untuk para ibu dan bapak rumah tangga.
sebuah seni bertahan hidup. 23.06.2021 3:38
Apalah kita, kalau bukan manusia mencari selamat?
titik cinta tertinggi. 21.06.2021 3:58
Apakah kita akan tiba di titik cinta tertinggi? Jika tidak, apakah kita manusia gagal? Ataukah cinta yang gagal?
atas dasar aku perempuan. 18.06.2021 8:31
Monolog kali ini, hendaknya jadi pengingat dan sandaran yang baru, karena di sini, aku mengakui keperempuananku.
tak harus sempurna untuk bahagia. 16.06.2021 3:15
Begitulah kita. Menunggu kaya untuk berbagi. Menunggu cantik untuk merasa cantik. Tak pernah ada habis dan puasnya.
memberi tak mengurangi. 14.06.2021 2:55
Ada sebuah prinsip aneh dalam kehidupan yang melampaui perhitungan manusia. Dan prinsip itu, ialah soal memberi.
puisi tentang senja dan kopi. 11.06.2021 3:19
Saya gatal, jadi saya suarakan saja di sini. Semoga mengerti poinnya. Puisi bukan cuma senja dan kopi.
hidupmu bukan iklan. 09.06.2021 3:25
Saya sudah muak lihat yang palsu-palsu. Ataukah dewasa ini, memang semua orang yang beranjak jadi begitu?
mungkin rumah butuh waktu. 07.06.2021 3:40
Saya baru selesai pindahan, dan merasa asing di tempat baru. Padahal, ini adalah perpindahan yang ditunggu-tunggu. Maka saya rasa, mungkin rumah butuh waktu.
Suara Mereka: Kembali ke Tanah Leluhur Kami (Natasha Siahaan) 04.06.2021 26:05
Suara Mereka eps. 41: Kembali ke Tanah Leluhur Kami - Lahir dan besar di kota adalah berkat sekaligus kutukan manusia modern. Di kota, akses yang cepat, kemajuan teknologi, dan banyak kemudahan lain membuat kita tumbuh menjadi pribadi yang bergantung pada semua itu. Tapi bagaimana jika segala kemajuan itu kita bawa pulang, kembali ke tanah leluhur kita, dan menjadikan desa atau kampung itu, sebuah...
jarak ini bukan salah kita. 02.06.2021 3:12
Memang bukan salah kita, kalau yang kita inginkan adalah jarak dan garis batas.
pada hari-hari tertentu. 31.05.2021 3:13
Ada saatnya bahagia, ada saatnya berduka. Ada saatnya tertawa, ada saatnya untuk air mata. Segala yang terjadi ini ada masanya, ada hari-harinya.
atas dasar ingin penuh. 28.05.2021 12:56
Bicara tentang segmen #suaramereka dan lahirnya akun baru, @by.katapuan , yang didedikasikan khusus untuk itu.
pakai baju apa hari ini? 26.05.2021 3:27
Kalau sifat manusia itu seperti memilih baju dalam lemari, kita mau kenakan apa hari ini?
hantu-hantu ketakutan. 24.05.2021 4:03
Hantu itu bernama ketakutan. Dan ketakutan itu bernama aku.
Suara Mereka: Memaknai Lupus dengan Cinta (Winjani Prita Dewi) 21.05.2021 23:32
Suara Mereka eps. 40: Memaknai Lupus dengan Cinta - Didiagnosa menderita lupus, membuat Winjani Prita Dewi harus mengorbankan banyak mimpi dan rencana, sampai kehilangan anak pertama. Ini tidaklah mudah, mengingat lupus tak bisa disembuhkan. Tapi semua orang dalam lupus (odapus), dapat memiliki hidup yang maksimal dan berkualitas manakala ia dapat menjaga pola hidupnya dan memaknai lupus itu denga...
ketidaktahuan adalah berkat. 19.05.2021 3:36
Ketidaktahuan kita adalah berkat, jika kita bisa memberinya sedikit dari rasa syukur kita.
memilih untuk setia. 17.05.2021 3:24
Dalam hidupnya, manusia memilih untuk setia karena itulah satu-satunya bentuk syukur yang paling rendah hati.
Suara Mereka: Migrasi, Duka, dan Rindu Ingin Kembali (Martha Weruing) 14.05.2021 17:16
Suara Mereka eps. 39: Migrasi, Duka, dan Rindu Ingin Kembali - Mungkin banyak dari kita yang punya mimpi untuk tinggal dan hidup di luar negeri. Beberapa cukup beruntung bisa merealisasikannya dan keluar dari negara ini. Tapi di sebagian cerita, mimpi itu tidak semanis dalam pikiran kita. Ternyata, kehilangan tanah air bisa berdampak pada bagaimana seseorang kehilangan dirinya sendiri. Seperti cer...
kalau ibu punya pilihan 36 tahun lalu. 12.05.2021 3:36
Sebuah essay yang ditulisan oleh Yunita Dewiyana, dari Podcast Abjad Tersirat . Karya nonfiksi ini juga merupakan submisi untuk kampanye #OurMotherWBJ usungan White Board Journal, dibawakan untukmu dalam Podcast Suara Puan, dengan perubahan.
sepasang mata yang balas menatap. 10.05.2021 2:36
Hadiah terbaik yang bisa seseorang beri pada orang lain, bukanlah waktu atau kehadiran saja, melainkan sepasang mata yang balas menatap.
Suara Mereka: Cahaya di Ujung Lorong Gelap 07.05.2021 14:10
Memperingati bulan kesadaran kesehatan mental sedunia, Suara Mereka kali ini menghadirkan seorang teman yang bercerita tentang pengalaman self harm yang sempat ia lakukan, karena adanya kekangan dari keluarga perihal hubungan sosialnya. Dalam kondisi seperti itu, awan gelap seolah menelan habis semua harapan, dan ia tak tahu harus ke mana mencari bantuan. Tapi cahaya selalu ada, dan pagi datang ju...
kita adalah titik tengah menanti ditemukan. 05.05.2021 3:39
Kalau hidup adalah garis panjang yang harus dilewati, tujuan kita bukan lari menuju finis. Melainkan untuk kembeli ke titik tengah, biar sembari berjalan, hidup jadi seimbang.
yang kau bilang gila itu siapa? 03.05.2021 3:21
Memasuki bulan Mei, bulan kesadaran kesehatan mental, saya menulis sesuatu tentang 'kegilaan'. * Siapa yang kau bilang gila, kalau tak semua orang terlahir dengan kemudahan-kemudahan yang sama?
Suara Mereka: Harta yang Paling Berharga (Amanda Bernice) 30.04.2021 22:11
Suara Mereka eps. 37: Harta yang Paling Berharga - Saya rasa, tidak ada yang bisa lebih menjelaskan episode ini ketimbang judulnya. Ternyata kehidupan itu berputar dari satu sumbu yang sama. Seperti akar pohon yang menumbuhkan dahan, ranting, dan daun-daun. Amarah dan cinta, duka dan perjuangan, kehilangan dan pertemuan, dirajut dalam satu episode hangat tentang keluarga. Selamat datang dan selama...
Similar podcasts
Replaio is not a podcast publisher; show names, artwork and audio belong to their authors and are distributed through public RSS feeds.