GIA Genuk Indah

GIA Genuk Indah

Dengarkan khotbah dan renungan dari Gereja Isa Almasih Genuk Indah Semarang

Author

GIA Genuk Indah

Category

Religion

Latest episode

Jun 22, 2025

Where to listen?

Podcasts in the app Replaio Radio Coming soon

Podcasts are coming to the app soon. Install now and be the first to see a whole new take on podcasts

Get it on Google Play Install for free Android 5M+ downloads · 4.8 rating iOS soon

Episodes

Bijak Mengelola Uang (Lukas 16 : 10 - 15) 08.11.2023

Ada banyak ayat di Alkitab yang berbicara mengenai uang atau kepemilikan. Hal ini menunjukkan bahwa uang merupakan masalah yang sangat penting dalam kehidupan manusia. Bagaimana kita bersikap terhadap uang akan sangat menentukan kualitas kerohanian kita, alias menentukan hubungan kita dengan Tuhan. Karena itu firman Tuhan tak henti hentinya memperingatkan agar kita berlaku bijak terhadap uang.

Jangan Menjadi Hamba Uang (Matius 6 : 19 - 24) 07.11.2023

Jika kita menempatkan uang sebagai tuan atas hidup kita maka kita akan diperhamba oleh uang dan uang akan memegang kendali hidup kita secara penuh. Jika hati dan pikiran kita semata mata tertuju kepada uang, maka kita akan dibawa semakin menjauh dari Tuhan menuju kepada penyimpangan demi penyimpangan, kejahatan demi kejahatan, dan menjerat kita ke dalam berbagai nafsu yang mencelakakan.

Tuhan Akan Menggendong Kita (Yesaya 66 : 5 - 14) 06.11.2023

Pertanyaan: kapan waktu yang tepat Tuhan akan menggendong kita? Ketika kita merasa sudah tidak kuat berjalan, tak mampu menanggung beban pergumulan yang berat. Datanglah kepada Tuhan dan berserahlah kepada Nya. Saat itulah Tuhan akan mengulurkan tangan Nya dan menggendong kita. Saat kita mengangkat tangan tanda berserah, Tuhan akan turun tangan menolong kita.

Puncak Kehidupan (Kejadian 22 : 1 - 19) 04.11.2023

Hati Abraham pasti sangat terpukul saat berdiri di atas Gunung Moria bersama anaknya, Ishak. Ia telah mempersembahkan banyak korban sepanjang hidupnya, tetapi korban yang satu ini sungguh berbeda. Kali ini, Allah meminta Abraham untuk mempersembahkan anaknya, anak perjanjian, di atas mezbah. Namun demikian Abraham tetap mempercayai kasih dan integritas Allah.

Hikmah Dari Penderitaan (Roma 5 : 1 - 11) 03.11.2023

Apakah kitaa sedang menghadapi ujian yang berat? Bila ya, pujilah Allah! Di bawah kendali-Nya yang bijak, segala sesuatu yang terjadi dalam hidup kita, baik yang menyenangkan maupun yang menyakitkan, telah dirancang untuk menumbuhkan ketekunan kita. Itulah sebabnya orang-orang kudus yang menderita dapat memuliakan Allah dalam kesengsaraan mereka.

Kemakmuran Rohani (Matius 6 : 1 - 15) 02.11.2023

Allah senantiasa peduli terhadap kesejahteraan kita seutuhnya, namun Dia tahu saat yang terbaik untuk menahan atau mencurahkan berkat-Nya. Yang menjadi perhatian utama-Nya adalah kesehatan rohani kita. Oleh sebab itu, kita harus mempercayai-Nya dan mengakui bahwa penderitaan kadangkala merupakan alat yang Allah pakai untuk meningkatkan kemakmuran rohani kita.

Ijinkan Tuhan Menuntun Hidup Kita (Yakobus 4 : 13 - 17) 01.11.2023

Ketika terjadi perselisihan antara gembala Lot dan Abraham (Kejadian 13:8), Abraham memberi kesempatan kepada Lot untuk memilih terlebih dahulu daerah penggembalaannya. Abraham tidak takut Lot mendapatkan tempat yang jauh lebih baik dari dirinya karena ia percaya kepada Tuhan dan kehendak Nya. Bukti bahwa Abraham memiliki penyerahan diri kepada Tuhan.

Kekuatan Doa Orang Percaya (Matius 21 : 18 - 22) 31.10.2023

Setiap persoalan, besar atau kecil, pasti ada jalan keluarnya di dalam Tuhan. Namun hal penting yang menjadi rahasia doa adalah kita harus selalu menjaga sikap hati dan tetap tinggal di dalam firman Nya. "Dan inilah keberanian percaya kita kepada Nya, yaitu bahwa Ia mengabulkan doa kita, jikalau kita meminta sesuatu kepada Nya menurut kehendak Nya." (1 Yohanes 5:14).

Menjalani Proses Tuhan (Pengkotbah 3 : 1 - 15) 30.10.2023

Masa menunggu adalah masa yang sangat rawan terhadap segala godaan. Terkadang kita tidak bisa menahan lidah untuk memperkatakan hal hal yang negatif. Begitu pula telinga kita seringkali tergoda untuk mendengar apa kata orang sehingga kita menjadi lemah dan putus asa. Tetaplah fokus dan firman Tuhan dan jangan sekali kali menuruti nasihat orang fasik atau mengikuti cara cara dunia. Kalau kita mampu...

Jangan Terbawa Arus Dunia 2 (II Korintus 6 : 11 - 18) 29.10.2023

Bagaimana supaya kita tidak terbawa arus dunia? Kita harus berdiri teguh dalam iman. Caranya? Kita harus melekat kepada Tuhan. Melekat kepada Tuhan berarti kita tinggal di dalam firman Nya. Alkitab adalah dasar untuk kita mempersiapkan diri menghadapi waktu akhir dari akhir zaman dan juga membuat kita dapat berdiri teguh melawan arus dunia ini.

Jangan Terbawa Arus Dunia 1 (Ibrani 2 : 1 - 4) 28.10.2023

Bukan pekerjaan yang mudah untuk menjadi pribadi yang berbeda dari dunia! Seringkali ketika kita membuat komitmen untuk hidup benar dan tidak lagi berkompromi dengan dunia, seketika itu tantangan dan pencobaan datang, tawaran tawaran dari dunia yang begitu menggiurkan datang silih berganti. Akhirnya kita pun menyerah dan kembali melakukan tindakan kompromi dengan dunia

Hati Yang Mau Dibentuk (Filemon 1 : 2 - 18) 27.10.2023

Perubahan hidup Onesimus tidak terjadi secara instan tetapi melalui proses pembentukan yang mungkin menyakitkan. Onesimus bagaikan sebuah bejana yang bersedia untuk dibentuk oleh Tuhan. Kita tidak dapat menjadi bejana yang sesuai kehendak Tuhan jika kita tetap mengeraskan hati.

Tuhan Membenci Kemunafikan (Matius 7 : 1 - 5) 26.10.2023

Kemunafikan membuat orang tidak dapat melihat kesalahan sendiri, tapi cenderung mudah menghakimi orang lain. "Mengapakah engkau melihat selumbar di mata saudaramu, sedangkan balok di dalam matamu tidak engkau ketahui?" (Matius 7:3). Kemunafikan dapat menghalangi kita untuk menerima jawaban doa.

Tenang Di Segala Situasi (Mazmur 55 : 1 - 24) 24.10.2023

Ketenangan bukanlah sebuah keadaan, tetapi sebuah keputusan, artinya walaupun situasi kelihatannya semakin sulit dan menakutkan, tetapi kita bisa membuat sebuah keputusan untuk tetap berlaku tenang. Kita punya alasan kuat untuk tetap berlaku tenang apa pun situasinya, karena kita punya Tuhan yang tidak pernah mengecewakan, Ia selalu siap menolong tepat pada waktunya.

Jika Tuhan Menyertai (Hakim2 6 : 1 - 16) 23.10.2023

Ada banyak orang kecewa kepada Tuhan. Sebab, setelah mengikut Tuhan, masih saja mereka merasakan kesusahan. Masih ada persoalan harus dihadapi. Mereka heran bukankah mengikut Tuhan berarti kehidupan akan disertai oleh Tuhan? Dalam hati mereka bertanya, "Jika Tuhan menyertaiku, mengapa semua ini menimpaku?"

Berkat Tuhan Bagi Orang Percaya 2 (Yesaya 35 : 1 - 10) 22.10.2023

Berkat Tuhan tidak terpengaruh oleh keadaan atau situasi, maka tidak ada alasan bagi kita untuk menjadi kecewa, putus asa atau bersungut sungut. Boleh saja orang lain bicara bahwa tidak ada masa depan dan harapan, tetapi bagi orang yang senantiasa hidup takut akan Tuhan, masa depan dan harapan itu takkan pernah hilang

Berkat Tuhan Bagi Orang Percaya (Mazmur 67 : 1 - 8) 21.10.2023

Bagi orang percaya berkat Tuhan adalah sesuatu yang pasti, ya dan amin, bukan sekedar janji janji yang meninabobokan. Ketika pemazmur berbicara tentang berkat, bukan berarti ia tidak tahu bahwa perjalanan hidup orang percaya itu tidak selalu mulus, terkadang harus melewati masalah, kesukaran, kesulitan, tantangan dan pergumulan.

Kerukunan Mendatangkan Berkat (Mazmur 133 : 1 - 3) 19.10.2023

Salah satu hal yang sangat dibenci dan ditakuti Iblis adalah ketika orang percaya hidup dalam kebersamaan dan kerukunan. Iblis benci melihat keluarga keluarga Kristen hidup rukun dan hamba hamba Tuhan saling bergandengan tangan. Itulah sebabnya Iblis selalu mencari cara dan celah untuk menciptakan perpecahan dan pertikaian dalam hidup orang percaya.

Ketaatan Yang Teruji 2(Matius 4: 1-11) 18.10.2023

Tak disangkal bahwa makanan jasmani adalah kebutuhan yang paling fundamental bagi manusia, karena diperlukan untuk kelangsungan hidup. Tetapi tujuan hidup manusia bukan semata mata untuk makan. Ada kebutuhan lain yang jauh lebih penting dari makanan jasmani, yang dapat menentukan makna dan tujuan hidup manusia sesungguhnya, yaitu makanan rohani (firman Tuhan).

Ketaatan Yang Teruji (Matius 4: 1 - 11) 17.10.2023

Ada kalimat bijak mengatakan: "Pelaut yang tangguh tidak terbentuk dari laut yang tenang." Artinya kualitas hidup seseorang akan terlihat ketika ia dihadapkan pada proses ujian, ketika berhadapan langsung dengan masalah, kesulitan, krisis atau situasi situasi sulit.

Tanah Hati Yang Baik 1 (Lukas 8: 4-15) 16.10.2023

Apa yang terjadi dengan hidup ini sangat bergantung pada apa yang ada di hati, dan gambaran hidup yang sekarang sedang kita kita jalani adalah juga cerminan hati kita. Kalau hati kita bersih, jalan hidup kita juga akan bersih; jika hati kita penuh sukacita maka kita akan mengerjakan segala sesuatu juga dengan sukacita. Tetapi apabila hati kita pahit, jalan yang kita tempuh pun akan diwarnai dengan...

Yang Terbesar Di Hadapan Tuhan (Lukas 9 : 46 - 48) 15.10.2023

Untuk menjadi yang terbesar justru harus dimulai dari menjadi seorang hamba atau pelayan bagi sesamanya. Dengan kata lain, siapa yang ingin menjadi tuan harus rela menjadi hamba terlebih dahulu. Ini berbicara tentang kerendahan hati! Tuhan sangat menentang orang yang berlaku congkak dan mengasihani orang yang rendah hati.

Waspada Terhadap Ajaran Sesat 1 (II Korintus 11 : 1 - 6) 14.10.2023

Orang percaya harus ekstra waspada menanggapi ajaran sesat dari orang orang yang mengaku utusan Kristus, padahal mereka seperti musuh dalam selimut. Lengah sedikit, mereka siap menerkam! Rasul Paulus berkata: "Tetapi sekalipun kami atau seorang malaikat dari sorga yang memberitakan kepada kamu suatu injil yang berbeda dengan Injil yang telah kami beritakan kepadamu, terkutuklah dia." (Galatia 1:8)...

Memungkiri Kuasa Tuhan ( Ayub 11 : 1 - 20) 13.10.2023

Adalah sebuah kebodohan jika manusia berusaha untuk memungkiri, meragukan dan bahkan menolak Tuhan secara mentah mentah, serta menganggap bahwa Tuhan itu tidak ada. Karena itu mereka dengan sengaja tak mau taat kepada firman yang telah ditetapkan di dalam Alkitab. Siapakah kita ini sehingga merasa gengsi untuk mengakui bahwa sesungguhnya kita ini penuh dengan keterbatasan dan membutuhkan Juruselam...

Perabot Mulia Atau Perabot Biasa (II Timotius 2: 20 - 26) 12.10.2023

Untuk menjadi perabot Tuhan untuk maksud yang mulia, dikuduskan, dan dipandang layak mengerjakan pekerjaan mulia, ada harga yang harus dibayar yaitu kita harus mau menyalibkan kedagingan kita, mau memisahkan diri dari hal hal yang jahat, cemar dan najis.

Listen to the GIA Genuk Indah podcast in Replaio

Radio and podcasts in one app - free, with no sign-up. Install today and do not miss the launch

Get it on Google Play

Replaio is not a podcast publisher; show names, artwork and audio belong to their authors and are distributed through public RSS feeds.