Difalitera.org

Difalitera.org

Arts ID ↓ 510 episodes

An Indonesian Audiobook

Author

Difalitera.org

Category

Arts

Podcast website

www.difalitera.org

Latest episode

Jun 29, 2026

Where to listen?

Podcasts in the app Replaio Radio Coming soon

Podcasts are coming to the app soon. Install now and be the first to see a whole new take on podcasts

Get it on Google Play Install for free Android 5M+ downloads · 4.8 rating iOS soon

Episodes

Aku dan Purnama_Cerpen_Astuti Parengkuh 20.01.2020

Penulis : Astuti Parengkuh Penutur : Astuti Parengkuh

Cerpen - Munada 20.01.2020

Cerpen : Mardian Sagian Tersiar di Intersastra.com / unrepressed Novermber 2019 Narator: Heti palestina yunani

Puisi - Ibu Pon 20.01.2020

Puisi:  Puitri Hatiningsih Narator: Indah Darmastuti

Geguritan - Susure Simbah - Endah Fitriana 20.01.2020

Anggitan :  Endah Fitriana Katuturake dening Endah Fitriana

ENGLISH LESSON_MENGENAL NAMA HEWAN 20.01.2020

ENGLISH LESSON_MENGENAL NAMA HEWAN

Putri Rosmarika dan Mawar Biru 20.01.2020

Cerita Anak: Fitriani Eka Versi Cetak: Antologi Memetik Keberanian, Gora Pustaka 2019 Narator: Yessita Dewi

Pertunjukan Terakhir 20.01.2020

Cerpen: Widyawati Dada Versi Cetak : antologi 24 Sauh Narator: Widyawati Dad a

Cerpen - Lukisan Siluet (Ary Yulistiana Noer Admadja) 13.01.2020

Aku selalu mencoba memahami kesenanganmu untuk menikmati malam. Mencoba untuk menyelami dan menikmati gelap yang berhias kerlip bintang dan rona rembulan. Hingga pada akhirnya aku juga selalu merindukan malam. Aku selalu terlena dengan suasana syahdu dan romantisnya malam-malam temaram. Aku kini menyepakatimu bahwa waktu terbaik kita bertemu adalah saat malam tiba.

Cerpen - Bunda Tercinta (Tuti Nonka) 26.12.2019

"Ibu saya sakit Tante, saya mau pulang sore ini juga," kataku tergesa. Tante Ris memandangku dengan kaget dan menutup selang air. Sekejap kemudian ekspresi kaget itu berubah menjadi dukacita, lalu memancarkan harapan yang menenteramkan hati. Tante Ris memang orang baik.

Cerpen - Pulang (Marina Herlambang - Astuti Parengkuh) 26.12.2019

Meski sungkan aku terpaksa pulang, ke rumah Ibu, dan ke rumah Ayah. Sudah sejak lama aku tak pernah lagi merasa ada tempat yang layak untuk kusebut sebagai rumah. Sebuah rumah yang diisi dengan kasih sayang, kehangatan, tawa riang yang di dalamnya hanya ada Aku, Ibu, dan Ayah. Bukan Ibu dan Om, bukan Ayah dan Tante. Sungguh aku enggan pulang, enggan mendengar keluhan Ibu tentang Ayah dan keluhan A...

Puisi - Perihal Ibu (Ryco V. Amenity - Yessita Dewi) 23.12.2019

Ibu.. sederhana saja, aku menulis sajak ini untukmu rindu kenangan syukurku panjatkan semua terekam begitu indah

Geguritan - Susure Simbah (Endah Fitriana) 23.12.2019

Glodhag.......krompyang....pyarrrr... Swara njelehi.....? Ora!! Kanggoku kaya dene jineman uler kambang Selengkapnya cek di difalitera.org

Puisi - Lelaki yang Menunggu (Muhary Wahyu Nurba) 09.11.2019

Pernahkah kau mendengar kisah tentang lelaki yang menunggu Tentang gelisah yang tumbuh dan nestapa yang menggeramus tubuh seorang pengamen buta meraung-raungkan gitarnya tapi tak sanggup melunturkan gumpal-gumpal salju Salju selalu memilih untuk beku karena bersitahan menyimpan perih rindu Waktu! Melaju dan menggila! Menggilas segala apa! Ia terisak dan akhirnya terdesak ke tepi sepi Cinta yang ia...

Cerita Anak - Bakwan Jagung (Jeli Manalu - Muthia Sayekti) 16.10.2019

Hatiku riang. Senyumku lebar. Penerimaan raport penaikan kelas sudah selesai. Aku sekarang kelas dua. Setiba di rumah kulepas sepatu. Kuganti dinas merah putih, dan meletakkannya di ember hitam yang selalu disediakan ibu. Aku lalu membuka tudung saji. Uh, wangi sekali masakan ini! Segera kuambil piring, sendok dan gelas. Aku duduk di kursi plastik warna merah jambu, warna favoritku.

Cerita Anak - Anak Sampah (Pipiek Isfianti - Muthia Sayekti) 16.10.2019

Ayah dan ibu hanya diam dan saling berpandangan. Bahagia bercampur haru. Sebenarnya dalam hati mereka tidak tega jika Adin harus menggantikan pekerjaan ayah meski hanya untuk sementara. Namun, karena tekad dan semangat Adin yang begitu besar ayah dan ibu akhirnya mengizinkan. “Baiklah, Nak. Kalau itu sudah menjadi keinginanmu. Hanya kalau kamu mendapat kesulitan, bilang Ayah ya, Nak. Yang penting...

Cerpen - Biar Ngaco Asal Bisa Wefie (Liston P Siregar) 16.10.2019

Klau kau belum tau wefie, bergaullah sama anak jaman now. Tapi baiklah, kukasih tau. Wefie itu dari kata we atau kita, bukan self atau sendiri. Jadi wefie adalah narsis rame-rame, dan sering muncul di WA grup: pas waktu reuni, besuk kawan sakit, atau kawinan anak kawan segrup.

English Lesson - Sakit Perut (Muthia Sayekti) 16.10.2019

“Kamu kenapa, Tera? Kok dari tadi pegang perut terus?” tanya Difa terheran-heran melihat adiknya seperti meringis menahan rasa sakit “Aku tak tahu, Difa… Rasanya perutku sakit sekali.” “Kamu sudah makan belum?” Difa mulai menebak penyebab sakit perut adiknya.

English Lesson - Di Mana Sepatuku? (Muthia Sayekti) 16.10.2019

“Sudah siap, Tera?” tanya  Difa kepada adiknya. Sore itu Difa ingin mengajak adiknya berjalan-jalan santai sambil mencari udara segar. “Tunggu, aku belum pakai sepatu,” jawab Tera. “Sini, mari kubantu…” kata Difa sambil menggandeng tangan adiknya ke tempat diletakannya rak sepatu. Kemudian Difa meletakkan tangan adiknya untuk meraba-raba sendiri dan menemukan alas kaki miliknya. “Sebentar ya,...

Cerkak - Lelakon Uripe Pri (Impian Nopitasari - Endah Fitriana) 16.10.2019

“Buruh angkut ki asile sepira? Yen aku ora ngewangi dadi buruh umbah-umbah paling ya kendhil wis nggoling. Mbok kana lunga golek dhuwit sing luwih gedhe. Wong lanang kok ora trengginas blas,” omongane Lastri sansaya sengak.

Cerkak- Kembang Pasren (Impian Nopitasari - Endah Fitriana) 16.10.2019

“Nggih, ibunipun Mas Danan, senior kula wonten kampus. Kala wau mboten sengaja mampir mrika, hla kok jawah, malah kebetheng. Pas kula wangsul dipun paringi kamboja menika. Bu Esthi remen sanget kaliyan kamboja,” jletrehe Indras. Wimbadi, iya bapaksilakan.:)

Cerkak - Tangga Anyar (Indah Darmastuti - Endah Fitriana) 16.10.2019

Wus antarane rong minggu iki, omah sing adhep-adhepan karo omahku iku ora suwung maneh. Kapan kae sawijining pawongan, lanang, ijen, teka menyang Pak RT saperlu kulanuwun lan ngabarake menawa dheweke ngontrak omah cilik sing wus rada suwe ora dipanggoni.

Puisi - Terminal Tawangmangu (Ekohm Abiyasa) 13.10.2019

tempat ini dingin, sedingin usia candi candi tua di sebelah utara bus bus dan truk truk diparkir menunggu penumpang mengangkut sayur mayur ke kota mengangkut harapan sebelum cahaya menerpa pasar wisata menampung doa

[Puisi - Jalak Lawu (Ekohm Abiyasa) 13.10.2019

mereka para penutur kesunyian yang baik dan bijak ketika matahari usai membakar bumi seperti lanskap raksasa biarkan kami terbang bebas biarkan kami hinggap di ranting-ranting meranggas berita cuaca adalah usia seratus tahun kesendirian di lembah-lembah dan jurang kepunahan ribuan kepak sayap dan sarang-sarang keramaian adalah penjara bagi nasib

Puisi - Matilah (Olen Saddha - Abidi) 13.10.2019

Tahu apa yang tenggelamkan senja? Bungkusan hitam berisi rasa Rasaku-rasamu Tentang asa yang mengepung antara kita Kau dan aku Salam yang sering kausebut dalam doa Sudah sampai padaku Aku tetap tinggal di sini Di dalam kotak hitam Yang menunggumu Rasamu kala senja

Who Is He? 12.10.2019

Ayo, coba tebak. Suara siapakah ini?

Listen to the Difalitera.org podcast in Replaio

Radio and podcasts in one app - free, with no sign-up. Install today and do not miss the launch

Get it on Google Play

Replaio is not a podcast publisher; show names, artwork and audio belong to their authors and are distributed through public RSS feeds.