Buya Yahya Official
BUYA YAHYA OFFICIAL
Podcast ini berisi tentang kumpulan-kumpulan Hikmah Buya Yahya, Buya Yahya Menjawab dan Fiqih
Author
Buya Yahya Official
Category
Podcast website
Latest episode
Jul 10, 2026
Where to listen?
Podcasts in the app Replaio Radio Coming soonPodcasts are coming to the app soon. Install now and be the first to see a whole new take on podcasts
Episodes
Hikmah ke 145: Jangan Putus Asa karena Dosa | Al-Hikam Ibn Athaillah | Buya Yahya 01.10.2025 23:24
شرح الحكم ابن عطاء الله السكندري | الحكمة ١٤٥ | إذا وقع منك ذنب فلا يكن سببا ليأسك من حصول الاستقامة مع ربّك، فقد يكون ذلك اخر ذنب قدّر عليك.
Hikmah ke 144: Buktikan Penghambaan yang Sesungguhnya | Al-Hikam Ibn Athaillah | Buya Yahya 30.09.2025 19:17
شرح الحكم ابن عطاء الله السكندري | الحكمة ١٤٤ | متى كنت إذا أعطيت بسطك العطاء، وإذا منعت قبضك المنع، فاستدلّ بذلك على ثبوت طفوليّتك وعدم صدقك في عبوديّتك
Prasangka Yang Membahayakan | Mutiara Hikmah Buya Yahya ke 165 29.09.2025 14:38
Mutiara Hikmah Buya Yahya ke 165: “Jika seseorang membantumu lalu engkau anggap ikut campur, atau mengingatkanmu lalu engkau anggap mengekangmu, sungguh engkau telah berada dalam kebusukan prasangka buruk yang membahayakan. Dan jika itu orang tuamu, maka engkau berada dalam durhaka halus yang menyengsarakan.”
Hikmah ke 143: Mengenal Allah Secara Sesungguhnya | Kitab Al-Hikam Ibn Athaillah | Buya Yahya 26.09.2025 16:50
Hikmah ke 143: Mengenal Allah Secara Sesungguhnya | Kitab Al-Hikam Ibn Athaillah | Buya Yahya
Hikmah ke 142: Kembalikan Pujian pada Dzat yang Berhak | Al-Hikam Ibn Athalillah | Buya Yahya 25.09.2025 8:22
Hikmah ke 142: Kembalikan Pujian pada Dzat yang Berhak | Al-Hikam Ibn Athalillah | Buya Yahya
Hikmah ke 141: Kebodohan Saat Tak Menyadari Kekurangan | Al-Hikam Ibn Athaillah | Buya Yahya 24.09.2025 16:50
شرح الحكم ابن عطاء الله السكندري | الحكمة ١٤١ | أجْهَلُ النّاسِ مَنْ تَرَكَ يَقينَ ما عِنْدَهُ لِظَنِّ ما عِنْدَ النّاسِ
Akibat Kesedihan | Mutiara Hikmah Buya Yahya ke 164 23.09.2025 14:55
Mutiara Hikmah Buya Yahya ke 164: "Kesedihan tidak mengembalikan kebahagiaan yang perah hilang, akan tetapi justru mengikis kebahagiaan yang masih tersisa."
Hikmah ke-140: Rasa Malu pada Pemilik Pujian | Al-Hikam Ibn Athaillah | Buya Yahya 22.09.2025 14:24
Hikmah ke-140: Rasa Malu pada Pemilik Pujian | Al-Hikam Ibn Athaillah | Buya Yahya
Hikmah ke-139: Menyadari Kekurangan Dibalik Pujian | Al-Hikam Ibn Athaillah | Buya Yahya 19.09.2025 26:46
Hikmah ke-139: Menyadari Kekurangan Dibalik Pujian | Al-Hikam Ibn Athaillah | Buya Yahya
Hikmah ke-138: Tetap dan Lenyapnya Alam Semesta | Al-Hikam Ibn Athaillah| Buya Yahya 18.09.2025 17:54
Alam ini ada karena ketetapan Allah, namun ia akan musnah oleh Keesaan Zat-Nya.
Hikmah ke-137: Rahasia Memahami Alam Semesta | Al-Hikam Ibn Athaillah | Buya Yahya 17.09.2025 18:29
Allah mengizinkanmu melihat apa saja yang ada di alam semesta, namun Dia tidak mengizinkanmu untuk berhenti hanya pada melihat benda-benda alam itu. Katakanlah: perhatikan apa yang ada di langit di bumi? Yunus : 101 Dia membukakan pintu pengertian bagimu. Dia tidak mengatakan, ‘perhatikanlah langit itu!’ supaya tidak menunjukanmu pada adanya benda-benda semata
Susah Diingatkan Tanda Kesombongan | Mutiara Hikmah Buya Yahya ke 163 16.09.2025 14:45
Mutiara Hikmah Buya Yahya ke 163:"Jika orang takut mengingatkanmu karena ketika engkau diingatkan akan semakin menantang dan menolak kebenaran, maka bisa dipastikan di hatimu terdapat kesombongan yang nyata."
Tawadhu dengan Berwibawa | Mutiara Hikmah Buya Yahya 162 15.09.2025 16:21
Mutiara Hikmah Buya Yahya 162: “Bersikaplah tawadhu dengan penuh kewibawaan atau berwibawalah namun penuh ketawadhuan. Tawadhu yang tidak disertai kewibawaan akan tampak seperti sebuah kerendahan. Dan wibawa yang tidak disertai dengan ketawadhuan akan tampak sebagai kecongkakkan.”
Hindari Bicara Saat Marah | Mutiara Hikmah Buya Yahya ke 161 12.09.2025 14:42
Mutiara Hikmah Buya Yahya ke 161 : “Hindari berbicara di saat amarah menguasaimu. Karena biarpun benar pembicaraanmu, kadang amarahmu menjadikanmu salah dalam cara menyampaikannya.”
Perbandingan orang yang Peduli dan Tidak | Mutiara Hikmah Buya Yahya ke 160 11.09.2025 15:22
Mutiara Hikmah Buya Yahya ke 160: "Adamu karena kepedulianmu dengan sesama. Di saat engkau tidak mempunyai kepedulian, maka engkau seperti tidak ada."
Tersendatnya Kemajuan Seseorang | Mutiara Hikmah Buya Yahya ke-159 10.09.2025 15:51
Mutiara Hikmah Buya Yahya ke-159: “Kemajuan seseorang akan tersendat dengan senang sanjungan dan benci kritikan.”
Luka Karena Berjuang, Kelak Jadi Kemuliaan | Mutiara Hikmah Buya Yahya ke 158 09.09.2025 15:57
Mutiara Hikmah Buya Yahya ke 158: “Luka itu tampak menyakitkan, tetapi akan menjadi sebuah kebanggaan jika luka itu adalah sebuah pengorbanan"
Kunci Hidup Tenang dan Hati Tentram | Mutiara Hikmah Buya Yahya ke 157 08.09.2025 18:50
Mutiara Hikmah Buya Yahya ke 157: "Jika jiwamu tidak tenteram dan damai, maka jangan berharap engkau bisa tenteram dan damai dengan orang lain. Dan orang lain bisa merasa tenteram dan damai membersamaimu.”
Kehancuran yang Sesungguhnya | Mutiara Hikmah Buya Yahya ke 156 05.09.2025 10:47
Mutiara Hikmah Buya Yahya ke 156: “Bukan setiap tenggelam dan kebakaran adalah kehancuran. Ikan tenggelam tetapi ia dalam kehidupan. Tungku menyala namun itu kehidupan. Kehancuran yang sesungguhnya adalah di saat kita salah menempatkan diri.”
Ini Baru Keistimewaan Sejati | Mutiara Hikmah Buya Yahya ke-155 04.09.2025 15:19
Mutiara Hikmah Buya Yahya ke-155: "Bukan sebuah keistimewaan kalau orang di sekitarmu ingin membahagiakanmu. Tetapi, akan menjadi sebuah keistimewaan jika orang di sekitarmu bahagia denganmu."
Hati yang Tidak Kenal Dendam | Mutiara Hikmah Buya Yahya ke-154 03.09.2025 11:02
Mutiara Hikmah Buya Yahya ke-154: "Jika engkau tidak pernah menemukan kekecewaan di dalam hatimu dan tidak pernah berpikir untuk membalas dendam, ketahuilah bahwa hatimu adalah hati yang sehat, hati yang selamat, dan hati yang bersih. Itulah hati yang tidak pernah berkenalan dengan kekejian."
Waktu Bersama Investasi Terpenting dalam Keluarga | Mutiara Hikmah Buya Yahya ke 153 02.09.2025 13:21
Mutiara Hikmah Buya Yahya ke 153: “Ada jarak yang memisahkan, ada kesibukan yang selalu menyertai. Namun tetap berusaha untuk bisa hadir dalam kehidupan keluarga adalah sebuah kecerdasan. Dan sadari bahwa waktumu jauh lebih berarti bagi anak dan keluargamu dibandingkan hartamu.”
Nasihat untuk yang Berinsyaf, Bukan untuk yang Membenarkan Diri | Mutiara Hikmah Buya Yahya ke-152 01.09.2025 21:24
Mutiara Hikmah Buya Yahya ke-152: “Nasihat hanya akan berguna bagi orang yang punya insyaf. Sedangkan orang yang tidak insyaf akan mencari pembenaran atas kesalahannya biarpun harus dengan kesalahan yang baru lagi atau alasan palsu. Bahkan mengada-ngada sebuah alasan untuk membenarkan kesalahannya.”
Jangan Buka Luka Lama kalau tak Siap Sakit Lagi | Mutiara Hikmah Buya Yahya ke-151 29.08.2025 21:11
Mutiara Hikmah Buya Yahya ke-151: "Kesedihan yang pernah datang biarkan ia pergi, jangan engkau mendatanginya dengan mengingat-ingatnya lagi."
Carilah Teman yang Pandai Bersyukur | Mutiara Hikmah Buya Yahya ke 150 28.08.2025 15:17
Mutiara Hikmah Buya Yahya ke 150: “Bertemanlah dengan orang yang pandai bersyukur karena syukurnya akan membukakan matamu atas karunia Allah Swt. Janganlah berteman dengan orang yang selalu mengeluh karena keluh kesahnya akan membutakan matamu dari karunia-Nya.”
Similar podcasts
Replaio is not a podcast publisher; show names, artwork and audio belong to their authors and are distributed through public RSS feeds.